FWD Insurance dan Kadence International Ungkap Studi tentang Program Nasabah Asuransi, Apa Hasilnya?
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - PT FWD Insurance Indonesia (FWD Insurance) bekerja sama dengan PT Kadence International (Kadence International) mengungkapkan studi tentang nasabah asuransi, yang mengungkap berbagai fakta terkait dengan preferensi masyarakat terhadap produk asuransi dan ekspektasi terhadap layanan asuransi. Dari hasil studi, salah satunya terungkap bahwa 93% responden memilih keamanan dan stabilitas keuangan sebagai prioritas hidup.
Head of Business Acceleration Kadence International Safiudin Alwi mengungkapkan, keamanan dan stabilitas keuangan masih menjadi prioritas utama bagi para individu. Diikuti oleh prioritas lain yang berperan dalam memastikan kesejahteraan, terutama setelah masa pensiun.
"Nah kalau misalnya kita lihat disini, pertama adalah keamanan dan stabilitas keruangan. Disini termasuk di dalam itu kayak mengatur keuangan, kemudian membuat balance sheet, tapi juga termasuk mempersiapkan emergency fund atau dana darurat," ujar Alwi dalam acara Media Briefing Customer Program Research di Kila-kila by Akasya, SCBD, Jakarta, Selasa (12/8/2025).
Baca Juga
OJK Beri Kelonggaran Batas Waktu 45 Hari Bagi Perusahaan Asuransi Sampaikan Lapkeu PSAK 117
Alwi menjelaskan, sedangkan untuk prioritas yang kedua adalah persiapan masa pensiun dan kekayaan jangka panjang sebesar 61%. Selain itu, sebanyak 55% memprioritaskan untuk memiliki asuransi dan dana medis, termasuk dana darurat kesehatan.
"Kita lihat sebenarnya literasi finansial itu sudah baik ya di Indonesia, yang diwakili oleh respondrn kita kali ini. Kenapa? Karena tadi sudah ter-mention emergency fund, investasi saham dan seterusnya. Sosial literasi keuangan sudah cukup bagus, dimana kepemilikan asuransi ternyata masih masuk top 3. Dengan 55% kepemilikan asuransi dan dana medis termasuk di dalamnya memiliki asuransi dan persiapan dana daurat kesehatan," jelas Alwi.
Lebih lanjut, Alwi menyebut, keamanan daj stabilitas keuangan yang menjadi prioritas utama bagi para individu saat ini didominasi oleh usia muda antara 25-35 tahun. Menurut Alwi, mereka banyak berfokus untuk mengatur dan menjaga stabilitas finansial keuangan sebagai prioritas utama saat ini.
Sementara itu, usia antara 45-50 tahun lebih serius dalam menyiapkan dana medis dan memiliki asuransi, sekaligus mengelola tabungan untuk modal usaha.
"Loh, yang 25-35 gimana? Mereka nggak serius? Mereka serius, tapi secara proporsi persentase lebih banyak orang-orang yang usia older yang lebih menyiapkan asuransi maupun dana medis. Jadi sebenarnya ada potensi, tapi ini yang lebih terjadi," ungkap Alwi.
Baca Juga
Dalam kesempatan yang sama, Chief Human Resources & Marketing Officer FWD Insurance Rudy Franto Manik mengatakan, studi Customer Program Research yang dilakukan bersama Kadence International ini untuk memahami program seperti apa yang diinginkan yang dapat mempertahankan loyalitas dan keterlibatan nasabah, sekaligus meningkatkan daya tarik kepada nasabah yang relevan dengan kebutuhannya.
"Apalagi kalau berbicara mengenai program loyalti nasabah, saat ini belum ada standar khusus di industri yang kami masuki saat ini. Sehingga studi seperti ini sangat penting baik bagi kami dan bagi industri," terang Rudy.
Rudy menambahkan, studi ditujukan kepada individu pemilik asuransi jiwa untuk mengeksplorasi jenis program yang dapat mendorong partisipasi dan berdampak pada loyalitas serta keterlibatan individu. Studi juga ditujukan kepada individu non-pemilik asuransi jiwa untuk mengeksplorasi jenis program yang dapat menarik untuk membeli produk asuransi jiwa.
"Mudah-mudahan (studi ini) bisa memberikan dampak khususnya terhadap pelanggan FWD dan secara umum terhadap industri asuransi di Indonesia," pungkas Rudy.

