BSI Jalin Kerja Sama dengan Kemendikdasmen, Dorong Literasi Keuangan Syariah di Sektor Pendidikan
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Sebagai upaya untuk meningkatkan literasi keuangan berbasis syariah di kalangan tenaga pendidik, peserta didik, serta pemangku kepentingan pendidikan di seluruh Indonesia, PT Bank Syariah Indonesia Tbk atau BSI (BRIS) secara resmi menjalin kerja sama dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna mengungkapkan, kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk memperluas peran BSI di sektor pendidikan. Selain sebagai penyedia layanan perbankan, ia ingin BSI menjadi mitra strategis dalam membangun ekosistem pendidikan yang lebih maju dan sejahtera.
“Melalui kolaborasi ini, kami berharap dapat menghadirkan layanan keuangan syariah yang aman, efisien, dan memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan guru, siswa, dan lembaga pendidikan,” ujarnya, dalam keterangan pers, Senin (11/8/2025).
Baca Juga
Dorong Transisi Ekonomi Berkelanjutan, BSI Dukung Sinergi Pembiayaan Hijau
Menurut Anton, ruang lingkup kerja sama tidak hanya terbatas pada edukasi dan literasi keuangan, tapi juga menyasar pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) dan dukungan terhadap pelaksanaan program prioritas di sektor pendidikan dasar dan menengah.
Di sisi bersamaan, BSI juga melihat peluang bisnis signifikan, termasuk akuisisi layanan payroll dan tunjangan bagi pegawai serta tenaga pendidik di satuan kerja Kemendikdasmen, penyaluran Program Indonesia Pintar, dan program sosial lainnya bagi sekitar dua juta penerima.
Kerja sama ini juga mencakup kolaborasi ‘Rumah Pendidikan’ melalui program Ruang Mitra, pengelolaan Unit Pelayanan Zakat Bersama BSI Maslahat, akuisisi rekening penampungan program Revitalisasi Sekolah, serta pengembangan program beasiwa.
“Kolaborasi ini akan menjadi jembatan antara dunia pendidikan dan dunia usaha dalam menciptakan ekosistem yang saling menguatkan. Kami ingin memastikan bahwa BSI hadir tidak hanya untuk memberikan layanan perbankan, tapi juga menjadi penggerak dalam mendukung kemajuan pendidikan di Tanah Air, sebagai sahabat finansial, spiritual, dan sosial,” kata Anton.
Baca Juga
BSI Catat Lonjakan Transaksi Pembelian Emas hingga 441% di Semester I 2025
Anton menyatakan, sinergi ini bukan hanya soal angka dan nilai transaksi, tapi juga tentang membangun kesadaran literasi keuangan sejak dini, mempersiapkan generasi muda yang cakap mengelola keuangan, serta memastikan layanan keuangan syariah menjadi bagian dari gaya hidup sehat secara finansial.
“Kami percaya, jika dunia pendidikan dan dunia perbankan syariah bergerak bersama, manfaatnya akan dirasakan luas dan berkelanjutan,” ucap Anton.

