Bitcoin Berpotensi Sentuh US$ 91.000, Ini Syaratnya
JAKARTA, investortrust.id – Harga aset kripto Bitcoin (BTC) berpotensi naik ke level US$ 91.000, bila mampu menembus resistance US$ 85.000 dari posisi saat ini sekitar US$ 83.000. Proyeksi ini juga ditentukan sentimen global, seperti rilis data ekonomi Amerika Serikat (AS) pekan ini.
Menjelang libur Jumat Agung, pasar kripto bersiap menghadapi serangkaian data ekonomi AS yang akan memengaruhi arah pasar. Kenaikan ekspektasi inflasi konsumen AS menjadi sinyal bahwa tekanan harga belum sepenuhnya reda.
“Jika angka ini kembali naik ke 3,3% atau lebih, pasar bisa mulai mengantisipasi kebijakan moneter yang lebih ketat dari The Fed,” kata Financial Expert Ajaib Panji Yudha, dikutip pada Rabu (16/4/2025).
Baca Juga
Trader juga akan memantau pengumuman penjualan sektor ritel AS (US retail sales) pada hari ini. Peningkatan indeks akan menunjukkan kuatnya konsumsi masyarakat, sementara penurunan dapat menjadi sinyal melemahnya aktivitas ekonomi.
Amerika hari ini juga akan merilis output sektor industri (industrial production), termasuk pabrik dan fasilitas utilitas. Peningkatan ini mengindikasikan pertumbuhan produksi, sementara penurunan mencerminkan melemahnya aktivitas industri.
Sedangkan Kamis (17/4/2025), data mingguan jumlah klaim awal tunjangan pengangguran (initial jobless claims) di AS akan dirilis. Peningkatan angka klaim mengindikasikan kenaikan pengangguran, sedangkan penurunan klaim menunjukkan perbaikan kondisi pasar tenaga kerja.
Baca Juga
El Salvador Dirikan Patung Pencipta Bitcoin Satoshi Nakamoto
Panji menegaskan, ketidakpastian arah suku bunga dan kebijakan dagang AS tetap menjadi katalis pasar kripto dalam jangka pendek. Dalam kondisi seperti ini, investor disarankan fokus pada manajemen risiko.
“Pasar saat ini sedang dalam fase ketidakpastian. Investor yang siap dengan strategi defensif, tetapi fleksibel akan lebih mampu memanfaatkan peluang tanpa terjebak volatilitas jangka pendek,” ungkapnya.
Sementara dipantau pada coinmarketcap.com, harga Bitcoin pada Rabu (16/4/20025) pukul 14.05 turun ke level US$ 83.572. Bila BTC berhasil menembus level resistance sebelumnya di titik US$ 85.000, maka rata-rata kenaikan (moving average) 100 hari (MA-100) Bitcoin selanjutnya adalah resistance US$ 91.000.

