Didapuk Jadi Nakhoda Baru BBNI, Begini Profil Lengkap Putrama Wahju Setyawan
JAKARTA, investortrust.id - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI telah sukses menggelar rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) belum lama ini (26/3). Hasil RUPST menyetujui perombakan komisaris dan direksi, termasuk direktur utama.
Pemegang saham menyetujui pemberhentian dengan hormat Royke Tumilaar dari jabatannya sebagai direktur utama. Posisi pucuk pimpinan bank berkode saham BBNI ini digantikan oleh Putrama Wahju Setyawan, yang sebelumnya menjabat sebagai wakil direktur utama.
Baca Juga
Catat! Ini Jadwal Pembayaran Dividen BRI, Bank Mandiri, BNI dan BTN
Melansir laman resmi BNI, Kamis (3/4/2025), Putrama adalah seorang profesional dengan rekam jejak panjang di industri keuangan. Pria berusia 55 tahun ini menyelesaikan pendidikan Sarjana (S1) di bidang Kehutanan dari Universitas Gadjah Mada (UGM), sebelum melanjutkan Magister (S2) Manajemen di universitas yang sama.
Sebelum dipercaya menakhodai BNI, Putrama pernah mengembang berbagai posisi strategis di industri jasa keuangan, antara lain, ia pernah menjabat sebagai Direktur Bisnis Korporasi BNI pada 2018. Kemudian dua tahun berselang atau pada 2020, Putrama ditunjuk menjabat sebagai Direktur Treasury dan Internasional BNI.
Selain di perbankan, ia pernah mencicipi pengalaman berkarir di perusahaan penjaminan kredit pelat merah, yaitu PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) pada 2022. Di Jamkrindo, Putrama dipercaya menjadi direktur utama perseroan.
Baca Juga
RUPST BNI Tunjuk Putrama Wahju Setyawan Gantikan Royke Tumilaar, Alexandra Askandar Jadi Wakilnya
Setahun berselang, ia kembali berlabuh ke BNI dan dipercaya menjabat Direktur Retail Banking untuk periode 2023 hingga 2024. Lalu pada 2024, Putrama ditunjuk mendampingi Royke Tumilaar sebagai Wakil Direktur Utama BNI.
Dengan pengalaman tersebut, Putrama memiliki pemahaman mendalam terhadap sektor keuangan, khususnya perbankan nasional, mulai dari korporasi, keuangan internasional, hingga sektor ritel.
Sekadar informasi, terlepas dari penunjukan ini, Putrama tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota direksi, anggota dewan komisaris, maupun pemegang saham utama dan pengendali di BNI.

