AAUI Ungkap Penyebab Hasil Investasi Asuransi Umum Tumbuh 19,8% di 2024
JAKARTA, investortrust.id - Di tengah ketidakpastian ekonomi global yang berpengaruh terhadap kondisi di pasar modal, industri asuransi umum mencatatkan pertumbuhan investasi yang positif. Data terbaru Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) menunjukkan, hasil investasi perusahaan asuransi umum tumbuh 19,8% secara year on year (yoy) menjadi Rp 7,43 triliun di 2024.
Wakil Ketua AAUI Bidang Statistik dan Riset Trinita Situmeang mengungkapkan, industri asuransi umum memiliki strategi investasi yang berbeda, baik dengan industri reasuransi maupun asuransi jiwa. Sehingga menghasilkan pertumbuhan hasil investasi yang positif di tahun lalu.
“Jadi asuransi dan reasuransi, dengan asuransi jiwa bisa saja alokasi asetnya itu dilakukan dengan berbeda tergantung aturan yang memungkinkannya,” ujarnya, menjawab pertanyaan Investortrust, dalam paparan kinerja asuransi umum tahun 2024, di Jakarta, Rabu (5/3/2025).
Trinita menjelaskan, perusahaan asuransi umum dan reasuransi lebih cenderung mengalokasikan investasinya ke instrumen keuangan berisiko rendah guna menjaga stabilitas di tengah kondisi pasar yang terus fluktuatif.
Baca Juga
AAUI Catat Premi Asuransi Umum Tumbuh 8,7% Jadi Rp 112,86 Triliun di 2024
“Untuk asuransi umum dan reasuransi, kita perginya ke less risky assets. Jadi dominasi dari less risky asset ataupun investasi kepada instrumen investasi seperti deposito dan surat utang. Itu mendominasi ajah dari portofolio atau alokasi investasi perusahaan asuransi dan reasuransi,” sambung Trinita.
Meski kondisi ekonomi saat ini masih diliputi ketidakpastian, Trinita optimistis terhadap prospek investasi industri asuransi umum ke depan, khususnya pada instrumen obligasi yang diprediksi akan memberikan imbal hasil menarik dalam beberapa tahun ke depan. “Kalau kita lihat di sepanjang 2026 nanti itu yield nya cukup baik untuk obligasi,” ucapnya.
Baca Juga

