AAUI Optimistis Premi Asuransi Umum Tumbuh 15% di Akhir 2024
JAKARTA, investortrust.id - Ketua Umum Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Budi Herawan optimistis, industri asuransi umum mampu mencatatkan kenaikan premi hingga 15% di akhir tahun ini, seiring dengan kondisi perekonomian nasional yang semakin membaik.
“Kalau saya melihatnya sih harusnya lebih baik. Ya naik sih dibanding tahun lalu (2023), tapi kemungkinan antara 10-15% (pertumbuhan premi),” ujarnya, usai konferensi pers kinerja asuransi umum semester I 2024 yang digelar AAUI, di Jakarta, Senin (30/9/2024).
Menurutnya, potensi pertumbuhan tersebut salah satunya ditopang oleh prospek lini bisnis asuransi kredit yang terbilang cerah seiring dengan permintaan kredit yang berpotensi meningkat pula ke depannya.
Baca Juga
“Tinggal pihak perbankannya bagaimana, bisa terima atau tidak dengan terms yang ada. Ada risk sharing, pembatasan biaya akuisisi, itu kan jadi poin juga,” kata Budi.
Terlepas dari itu, industri asuransi umum mencatatkan kinerja yang solid hingga paruh pertama tahun ini. Tercermin dari pendapatan preminya yang tumbuh 18,4%, dari Rp 48,91 triliun pada semester I 2023 menjadi Rp 57,92 triliun di periode yang sama tahun ini.
Baca Juga
Kenaikan premi tersebut, ditopang oleh tiga lini bisnis penyumbang premi terbesar. Secara berurutan, antara lain segmen properti dengan pangsa 28,8%, diikuti lini bisnis asuransi kredit dan kendaran bermotor masing-masing 18,3% dan 17,3%.
Untuk lini bisnis properti, preminya tumbuh 32,8% secara year on year (yoy) menjadi Rp 16,66 triliun, diikuti asuransi kredit naik 26% (yoy) menjadi Rp 10,59 triliun, serta asuransi kendaraan bermotor sebesar Rp 10,04 triliun atau meningkat 2,0% (yoy).

