AAUI Catat Premi Reasuransi Tumbuh 12,4% Jadi Rp 13,94 Triliun di Kuartal III 2024
JAKARTA, investortrust.id - Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) mencatat hingga kuartal ketiga 2024 industri reasuransi mencatatkan pendapatan premi Rp 13,94 triliun, tumbuh 12,4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp 12,40 triliun.
Wakil Ketua AAUI Bidang Statistik dan Riset Trinita Situmeang mengungkapkan, lini bisnis properti menjadi penyumbang terbesar dengan premi Rp 7,73 triliun di kuartal III 2024, tumbuh 29,6% dibanding periode yang sama tahun lalu yaitu Rp 5,97 triliun.
“Klaim untuk lini properti menurun 16,5%, dari Rp 1,83 triliun pada kuartal III 2023 menjadi Rp 1,53 triliun di periode yang sama tahun ini,” ujarnya, dalam paparan kinerja asuransi umum kuartal III 2024, di Jakarta, Selasa (3/12/2024).
Baca Juga
Penurunan Daya Beli Masyarakat Disebut akan Menggerus Bisnis Asuransi Umum, Ini Respons AAUI
Lini bisnis reasuransi yang mencatatkan premi terbesar kedua adalah marine cargo dengan premi Rp 1,28 triliun di kuartal III 2024, tumbuh 0,9% dari periode yang sama tahun lalu yaitu Rp 1,27 triliun. Dari sisi klaim, tercatat Rp 188 miliar di kuartal III 2024 atau tumbuh 64,8% secara year on year (yoy).
Selanjutnya, ada lini credit insurance yang mencatatkan premi Rp 1,21 triliun di kuartal III 2024. Pendapatan premi dari lini ini mengalami penurunan 27,6% (yoy), dari periode yang sama tahun 2023 sebesar Rp 1,67 triliun.
Baca Juga
AAUI Jajaki Anak Usaha World Bank untuk Implementasi KUPA Asuransi
“Klaim untuk lini credit insurance meningkat 174,6% dari Rp 265 miliar pada kuartal III 2023 menjadi Rp 728 miliar di periode yang sama tahun ini,” kata Trinita.

