Tumbuh 6,3%, AAUI Catat Premi Asuransi Umum Rp 84,77 Triliun di Kuartal III 2025
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Hingga kuartal III 2025, Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) mencatat industri asuransi umum nasional mencatatkan pendapatan premi Rp 84,77 triliun, tumbuh 6,3% dibandingkan periode yang sama 2024 yaitu Rp 79,70 triliun.
“Dicerminkan oleh kenaikan yang cukup besar didominasi oleh tiga lini bisnis yaitu asuransi harta benda naik Rp 1,27 triliun dan asuransi kesehatan naik Rp 1,06 triliun, serta asuransi kredit yang naik Rp 1,28 triliun,” ujar Wakil Ketua AAUI Bidang Statistik dan Riset Trinita Situmeang, dalam Konferensi Pers Kinerja Asuransi Umum Kuartal III 2025 yang digelar AAUI, di Jakarta, Kamis (20/11/2025).
Trinita menjelaskan, ada empat lini bisnis asuransi umum yang berkontribusi terhadap pendapatan premi secara industri, antara lain asuransi properti dengan pangsa 29,2%, asuransi kendaraan bermotor 16,7%, asuransi kredit 16%, dan asuransi kesehatan 9,5%.
Untuk lini asuransi kredit, lanjut dia, mencatatkan pertumbuhan premi 5,4%, dari Rp 23,49 triliun di kuartal III 2025 menjadi Rp 24,76 triliun di periode yang sama 2025. Sementara premi asuransi kendaraan bermotor terkontraksi 4%, dari Rp 14,70 triliun menjadi Rp 14,11 triliun.
Baca Juga
Lalu lini bisnis asuransi kredit mencatatkan premi Rp 13,54 triliun di kuartal III 2025, tumbuh 10,4% dibanding periode yang sama 2024 yaitu Rp 12,26 triliun. Kemudian asuransi kesehatan mencatatkan pertumbuhan premi 15,1%, dari Rp 6,99 triliun menjadi Rp 8,05 triliun.
Sementara dari sisi klaim, AAUI mencatat industri asuransi umum membayarkan klaim sebesar Rp 35,03 triliun di kuartal III 2025, naik 4,9% dibandingkan periode yang sama 2024 yakni Rp 33,38 triliun.
Klaim terbesar, kata Trinita, berasal dari lini asuransi kredit sebesar Rp 11,89 triliun di kuartal III 2025, naik 13,3% dibanding Rp 10,49 triliun di periode yang sama 2024. Diikuti lini asuransi kesehatan sebesar Rp 6,38 triliun, tumbuh 24,9% dibanding Rp 5,11 triliun.
Kemudian ada lini asuransi kendaraan bermotor dengan klaim Rp 5,64 triliun di kuartal III 2025, naik 0,7% dibanding periode yang sama tahun lalu yaitu Rp 5,60 triliun. Lalu, klaim dari lini asuransi properti sebesar Rp 5,42 triliun, turun 2,9% dibanding Rp 5,58 triliun.

