Bagikan

Tidak Hanya Risiko Siber dan AI, OJK Ungkap Aset Kripto Juga Jadi Tantangan di Era Digital

JAKARTA, investortrust.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan bahwa tantangan di era digital saat ini tidak hanya datang dari risiko siber dan perkembangan artificial intelligence (AI), tetapi juga dari dinamika yang terjadi di pasar keuangan termasuk aset digital seperti aset kripto atau cryptocurrency.

 
Pernyataan ini disampaikan Ketua Dewan Audit merangkap Anggota Dewan Komisioner OJK Sophia Wattimena dalam acara Risk and Governance Summit 2024 "Strengthening The GRC Ecosystem In The Financial Sector To Support The Golden Indonesia 2045 Vision" di InterContinental Jakarta Pondok Indah, Selasa (26/11/2024).
 
"Mungkin bapak ibu juga memahami dan mengikuti bahwa beberapa hari terakhir harga kripto itu naiknya luar biasa, terjadi volatilitas yang sangat tinggi. Namun, tentunya ini lebih dipengaruhi oleh sentimen pasar dan memiliki resiko tersendiri yang perlu dipahami oleh para investornya," ujar Sophia.
 
Sophia menjelaskan, saat ini dunia menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Merujuk Global Risk Report 2024 yang diterbitkan oleh World Economic Forum, di mana risiko global seperti disinformasi, cyber insecurity, extreme weather, dan ketidakpastian geopolitik memberikan tekanan besar pada perekonomian dunia
 
Lebih dari itu, kata Sophia, transformasi digital yang semakin cepat, membuka peluang besar untuk inovasi, juga membawa risiko baru termasuk dalam hal keamanan siber.
 
"Hal ini sejalan dengan publikasi IIA, Institute of Internal Auditor, tentang risk in focus tahun 2025, di mana cyber security, digital disruption termasuk AI, climate change menjadi top five risk yang perlu menjadi perhatian ke depan," jelas Sophia.
 
Lebih lanjut, Sophia menyebut, dengan memperhatikan risiko-risiko tersebut, maka OJK berupaya untuk menyelenggarakan Risk and Governance Summit 2024 untuk bersama-sama menyikapi risiko-risiko tersebut dan tentunya membangun integritas di manapun ditempatkan.
 
Sebagai tambahan informasi, dalam rangka upaya penguatan tata kelola organisasi dalam menghadapi era transformasi digital, mendukung program pembangunan nasional berkelanjutan, dan persiapan menuju Indonesia Emas 2045, OJK menyelenggarakan Risk and Governance Summit (RGS) 2024 pada hari ini, Selasa (26/11/2024).
 
Acara RGS pada hari ini merupakan puncak dari seluruh rangkaian acara Forum Penguatan Governance dan Integritas yang telah dilakukan oleh OJK selama tahun 2024. Atas masukan yang begitu berarti dari seluruh asosiasi governance, komunitas, lembaga, dan juga dari bidang-bidang di pengawasan OJK
 
Di sisi lain, peserta RGS pada hari ini kurang lebih mencapai 5.550 peserta, di mana 550 peserta hadir secara fisik dan selebihnya hadir secara online. Adapun peserta tahun ini meningkat sebesar 36% jika dibandingkan kehadiran tahun lalu.
The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024