BCA Optimistis Prospek Kredit Positif, Tapi Cenderung Moderat
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Jahja Setiaatmadja optimistis penyaluran kredit BCA hingga kuartal keempat tahun ini masih akan tumbuh positif, namun pertumbuhannya cenderung moderat.
“Dengan catatan di kuartal keempat tahun lalu tambahan kredit di periode itu luar biasa yaitu Rp 31 triliun. Jadi kalau tahun ini kita agak lebih moderat kenaikan di kuartal empat ya mungkin sedikit banyak akan mengurangi secara persentase daripada kenaikan yang kita capai di September,” ujarnya, dalam paparan kinerja kuartal ketiga 2024 BCA, secara daring, Rabu (23/10/2024).
Ia memberi gambaran, jika pada September 2024 pertumbuhan kredit BCA 14,5% secara year on year (yoy), kemudian bisa berlanjut hingga Desember 2024 mencapai 15%. Namun, itu cara perhitungan yang tidak tepat karena di kuartal keempat tahun lalu BCA mampu menyalurkan kredit dengan nilai yang fantastis.
Baca Juga
Bos BCA Sebut Ada Potensi Penurunan Bunga Kredit Pasca BI Rate Dipangkas Jadi 6%
Selain itu, untuk fokus BCA ke depan yaitu dari sisi dana pihak ketiga (DPK), terutama mendorong dana murah atau current account and saving account (CASA) yang menjadi perhatian. Hal yang sama juga terjadi dari segi kualitas kredit.
“Digital payment itu menjadi salah satu yang penting sekali sebagai penyambung untuk roda ekonomi,” kata Jahja.
Baca Juga
Tumbuh 14,5%, Penyaluran Kredit BCA Capai Rp 877 Triliun di Kuartal III 2024
Oleh karena itu, layanan digital payment akan terus dijaga oleh BCA. Jahja tak memungkiri jika gangguan-gangguan akan tetap ada, karena namanya teknologi tidak ada yang bisa menjamin 100%.

