Didorong Momentum Penurunan Suku Bunga, BCA Syariah Harap Pembiayaan Emas Bisa Melonjak 300% di Tahun Ini
JAKARTA, investortrust.id - Penurunan suku bunga seringkali berkaitan erat dengan naiknya harga komoditas emas. Oleh karena itu, BCA Syariah berharap dengan momentum tersebut bisa mendorong permintaan pembiayaan emas ke perusahaan. Hal itu seiring dengan minat masyarakat yang semakin meningkat untuk berinvestasi pada instrumen tersebut.
“Kita berharap terus dengan momentum penurunan suku bunga ini tentunya juga akan berimbas kepada kenaikan harga emas,” ujar Direktur BCA Syariah Pranata, saat ditemui wartawan, Senin (7/10/2024).
Momentum penurunan suku bunga ini, lanjut dia, akan dimanfaatkan pihaknya secara optimal. Caranya dengan terus melakukan simplifikasi proses di BCA Syariah, termasuk penggunaan robotik. Selain itu BCA Syariah juga akan membuka fasilitas jual beli emas di mobile banking-nya.
“Jadi itu kita coba manfaatkan, semoga dengan fitur-fitur, lalu juga simplifikasi proses bisa terus meningkatkan pertumbuhan dari murabahah (jual-beli) emas dari BCA Syariah itu sendiri,” kata Pranata.
Baca Juga
BCA Syariah Beberkan Strategi Gaet Nasabah Milenial dan Gen Z
Menurutnya, pembiayaan emas BCA Syariah mencatatkan pertumbuhan mencapai 210,8% secara year on year (yoy) menjadi Rp 280 miliar per Agustus 2024. Pembiayaan ini mengkontribusi 15% dari total pembiayaan konsumer perusahaan yang mencapai Rp 1,1 triliun.
“Sampai akhir tahun ini kita terus upayakan pertumbuhan dengan cukup baik. Mudah-mudahan bisa ditutup di kisaran Rp 300 miliar (pembiayaan emas), dengan pertumbuhan di kisaran 200-300% dibandingkan tahun lalu,” ucap Pranata.
Baca Juga
Optimisme tersebut seiring dengan animo masyarakat yang besar terhadap pembiayaan emas, termasuk dari cabang yang pertumbuhannya masih positif dan terus meningkat.
“Kita harapkan rasanya sampai dengan akhir tahun (2024) trennya masih tetap bisa bertahan,” ujar Pranata.

