Pangsa Pasar Perbankan Syariah Hanya 7,33%, KB Bukopin Syariah Ungkap Pentingnya Edukasi dan Literasi
JAKARTA, investortrust.id - PT Bank KB Bukopin Syariah menilai pemberian edukasi dan literasi terkait perbankan syariah kepada masyarakat merupakan suatu hal yang penting. Terlebih, pangsa pasar perbankan syariah di Indonesia saat ini hanya 7,33%.
Hal itu disampaikan Direktur Bisnis PT Bank KB Bukopin Syariah Agus Suhendro dalam acara Investortrust Goes to Campus "Financial Literacy" di Universitas Trisakti, Jakarta, Selasa (24/9/2024).
"Kewajiban kita, terutama mungkin saya dari perbankan syariah adalah bagaimana memberikan edukasi dan literasi terkait dengan perbankan syariah," ujar Agus.
Agus menjelaskan, berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Juni 2024, aset perbankan Indonesia saat ini mencapai Rp 9.500 triliun. Sedangkan, aset perbankan syariah Indonesia hanya sekitar Rp 700 triliun.
Baca Juga
KB Bank Syariah Serahkan Hadiah Program Tabungan Berhadiah Semua BISA ke RS Muhammadiyah Lamongan
"Ini sangat jauh tertinggal dibandingkan dengan negara tetangga kita Malaysia. Malaysia itu sekarang market share sudah 45%, Arab Saudi sekitar 50%. Bahkan, Iran dan Sudan itu mereka hanya ada bank syariah, berarti pangsa pasarnya adalah 100%," ujarnya.
Sehubungan dengan hal tersebut, Agus pun membandingkannya dengan jumlah penduduk Muslim Indonesia yang mencapai 242 juta atau 87% dari total populasi Indonesia. Menurut Agus, dari potensi ini, pangsa pasar perbankan syariah sangat jauh tertinggal.
"Nah, kalau kita bandingkan dengan jumlah penduduk muslim di Indonesia yang sekitar 242 juta atau 87%. Dari potensi yang itu, terkait dengan market share, ini jauh-jauh tertinggal, makanya ini bagian dari kami berdiri disini untuk bisa memberikan literasi dan edukasi terkait perbankan syariah," jelas Agus.
Sebagai tambahan informasi, menurut data yang dirilis oleh Islamic Finance Development Report (2022), nilai aset bank syariah secara global mencapai US$ 3,24 triliun. Kabar baiknya adalah Indonesia menempati peringkat ke-10 dengan nilai aset US$ 46 miliar, setara 1,4% dari total aset bank syariah global.
Adapun pada Juni 2024, pangsa pasar perbankan syariah di Indonesia baru sebesar 7,33%.
"Hal ini tentu akan membuat Indonesia mempunyai banyak ruang untuk bertumbuh, lebih dari 242 juta didukung oleh populasi Muslim muda, paham teknologi, dan besar," kata Agus.

