Perkuat Pengawasan Sektor Jasa Keuangan, OJK Lantik 2 Pejabat Baru
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Sebagai upaya untuk memperkuat struktur organisasi dan kepemimpinan guna mendukung pelaksanaan tugas pengaturan dan pengawasan di sektor jasa keuangan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melantik dua pejabat baru.
Pelantikan dilakukan oleh Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun (PPDP) OJK Ogi Prastomiyono, di Jakarta, Kamis (1/10/2026).
Kepala Direktorat Komunikasi Publik OJK Sekar Putih Djarot mengungkapkan, pelantikan tersebut merupakan bagian dari penguatan organisasi sekaligus penyegaran kepemimpinan di lingkungan OJK.
“Pelantikan tersebut merupakan bagian dari upaya OJK melakukan penguatan organisasi, penyegaran kepemimpinan, serta pengembangan kapasitas sumber daya manusia (SDM) dalam mendukung pelaksanaan strategi dan kebijakan OJK,” ujarnya, dalam keterangan pers, Kamis (1/10/2026).
Baca Juga
Tak Kunjung Lakukan Penyehatan, Izin Usaha Credit Saison Indonesia Finance (CSIF) Dicabut OJK
Dua pejabat yang dilantik antara lain Sri Kurniati sebagai Deputi Komisioner Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML); serta Moh Fredly Nasution sebagai Kepala OJK Provinsi Riau.
Menurut Sekar, penguatan kepemimpinan tersebut diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas OJK, baik dalam pengawasan sektor jasa keuangan maupun pelaksanaan fungsi OJK di daerah.
Baca Juga
OJK Arahkan Inovasi Keuangan Digital yang Melindungi dan Bermanfaat bagi Masyarakat
“Penguatan kepemimpinan pada berbagai tingkatan organisasi juga menjadi bagian dari upaya OJK memastikan pelaksanaan tugas berlangsung secara terkoordinasi, responsif, dan berkesinambungan,” katanya.
Melalui penguatan SDM, lanjut Sekar, OJK terus berkomitmen menjalankan mandat pengaturan dan pengawasan sektor jasa keuangan secara kredibel dan efektif. “Sekaligus memperkuat pelindungan konsumen serta mendukung terwujudnya sektor jasa keuangan yang sehat, stabil, dan berkelanjutan,” sambungnya.
