22 Juta Orang Investasi Kripto, Luno Siapkan Strategi Baru
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - Luno, aplikasi investasi aset kripto global, menunjuk Iman Sudargo sebagai country head Luno Indonesia pada Senin (3/8/2026). Penunjukan ini menempatkan Iman sebagai pemimpin yang mengarahkan seluruh strategi bisnis dengan fokus memperkuat literasi dan adopsi aset kripto secara bertanggung jawab.
Adapun jumlah pelanggan aset kripto di Indonesia mencapai lebih 22 juta hingga Mei 2026.
“Saya merasa terhormat bisa bergabung dengan Luno dan memimpin tim di Indonesia. Dengan pesatnya perkembangan ekosistem aset kripto, Indonesia memiliki potensi luar biasa di industri aset kripto," kata Imam dikutip Senin.
Baca Juga
IMF Minta Brasil Perketat Pengawasan Stablecoin di Tengah Lonjakan Pasar Kripto
Dia berkomitmen untuk bekerja sama dengan seluruh tim serta para pemangku kepentingan di Indonesia untuk mendorong adopsi aset kripto yang bertanggung jawab. "Saya bersama dengan tim juga akan terus mempertahankan momentum agar pelanggan dapat membeli serta berinvestasi aset kripto dengan aman dan mudah,” ujar Iman.
Data terbaru Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan jumlah pelanggan aset kripto di Indonesia mencapai lebih 22 juta hingga Mei 2026. Jumlah tersebut tumbuh 3,17% dibandingkan bulan sebelumnya, sementara nilai transaksi mendekati Rp 122 triliun.
General Manager Luno APAC Aaron Tang mengatakan Indonesia menjadi salah satu pasar pertumbuhan utama Luno di kawasan Asia Pasifik, selain Malaysia.
“Iman akan berkontribusi dengan keahliannya di bidang keuangan serta perspektif global yang kami butuhkan pada tahap perkembangan saat ini. Sebagai country head, Iman akan mengendalikan misi kami memodernisasi sistem keuangan dengan melayani segmen ritel dan institusi yang belum terlayani secara optimal, sekaligus memperkuat posisi Luno sebagai platform yang terpercaya dan teregulasi,” kata Aaron.
Sebelum bergabung dengan Luno Indonesia, Iman telah memegang sejumlah posisi strategis di institusi keuangan global. Pengalamannya mencakup pengembangan layanan perbankan digital, perbankan korporat, produk keuangan, hingga platform peer-to-peer lending. Dalam perjalanan kariernya, Iman terlibat dalam peluncuran salah satu bank digital pertama di Indonesia dan membantu meningkatkan jumlah penggunanya hingga lebih dari 1 juta. Ia juga mengembangkan solusi digital untuk perbankan korporat serta memimpin ekspansi produk keuangan ke sejumlah pasar global.
Pengalaman lainnya mencakup perbaikan kinerja platform peer to peer (P2P) lending dan peluncuran bank digital baru yang berhasil mengakuisisi 1 juta nasabah pada kuartal pertama operasionalnya.
Luno bidik adopsi kripto yang bertanggung jawab
Iman mengatakan fokus Luno ke depan tidak hanya mengejar pertumbuhan jumlah pengguna, tetapi juga memperkuat pemahaman masyarakat mengenai aset kripto.
“Ke depannya, kami fokus mendorong adopsi aset kripto di Indonesia dengan menjaga transparansi, membantu pelanggan memahami aset kripto secara lebih baik, serta membagikan wawasan dan informasi terkini,” ujar Iman.
Baca Juga
Menurutnya, pengembangan ekosistem aset kripto membutuhkan pendekatan yang lebih luas daripada sekadar menyediakan fasilitas perdagangan aset digital. Luno ingin mengembangkan layanan yang dapat memenuhi kebutuhan investor ritel maupun institusi.
“Visi kami jauh melampaui sekadar menjadi platform perdagangan; kami sedang membangun ekosistem komprehensif yang mendukung berbagai kebutuhan, mulai likuiditas institusional untuk transaksi berskala besar dan aset digital yang stabil untuk kebutuhan transaksi, hingga menghadirkan nilai dunia nyata ke blockchain,” tutup Iman.
