Genggam Pangsa 24,33% dari Total Pembiayaan, BSI Catat Pembiayaan Berkelanjutan Tembus Rp 73,6 Triliun di Kuartal III 2025
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - PT Bank Syariah Indonesia Tbk atau BSI (BRIS) mencatat, dari total pembiayaan sebesar Rp 300,85 triliun di kuartal III 2025, 24,33% diantaranya atau Rp 73,6 triliun merupakan pembiayaan berkelanjutan.
Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo mengungkapkan, kenaikan ini menjadi bukti pihaknya dalam mendukung ekonomi berkelanjutan sekaligus menjaga kinerja keuangan yang tetap solid di tengah dinamika ekonomi global.
“Komitmen mendorong akselerasi pembiayaan berkelanjutan sejalan dengan visi BSI sebagai sharia global bank untuk menyalurkan pembiayaan yang sehat melalui sektor-sektor usaha yang sustain dan ramah lingkungan,” ujarnya, dalam keterangan pers, Senin (3/11/2025).
Baca Juga
BSI Perkuat Edukasi Kepemilikan Emas Lewat Aplikasi Digital kepada Anak Muda
Anggoro mengatakan, pembiayaan hijau bukan hanya tren global, tapi menjadi tanggung jawab bersama untuk mendorong Indonesia mencapai target net zero emission (NZE).
“BSI siap mengambil peran lebih besar dengan mendorong pembiayaan berkelanjutan yang inklusif dan sehat untuk mendorong ekonomi nasional,” katanya.
Baca Juga
Tumbuh 9,04%, BSI Catat Laba Rp 5,57 Triliun di Kuartal III 2025
Menurut Anggoro, hal ini tercermin dari uniqueness sharia bank yang inklusif dan modern, dan juga memerhatikan aspek maqashid sharia/nilai-nilai syariah. Yang mana terlihat dari salah satu pilar bisnis BSI yang sesuai prinsip environmental, social, and governance (ESG).
Ia menyatakan, BSI memperkuat kolaborasi dengan nasabah, mitra dan stakeholders melalui tiga aspek, yaitu lingkungan, sosial, dan dorongan kebijakan. Berbagai komitmen diwujudkan, diantaranya menerbitkan ESG Sukuk Sustainability sebesar Rp 8 triliun di tahun ini, membangun lebih dari 10 Desa BSI yang berfokus pada optimalisasi sumber daya desa, dan lainnya.

