Harga Emas Antam (ANTM) Naik Rp 45.000, Konflik Timur Tengah Jadi Pemicu
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam hari ini Selasa (14/4/2026) dipantau laman Logam Mulia mencapai Rp 2,863 juta atau naik Rp 45.000 dari Senin (13/4/2026) Rp 2,818 juta per gram saat emas global melemah seiring penguatan dolar Amerika Serikat (AS) dan meningkatnya ketegangan geopolitik setelah gagalnya pembicaraan antara AS dan Iran pada akhir pekan.
Adapun rekor tertinggi sepanjang sejarah (all time high/ATH) sebelumnya di level Rp 3,168 juta per gram yang dicetak pada Kamis 29 Januari 2026. Sedangkan harga jual kembali (buyback) emas Antam sebesar Rp 2,639 juta atau naik Rp 54.000 dari sebelumnya Rp 2,585 juta.
Harga emas Antam bergerak di tengah harga emas dunia yang melemah pada perdagangan Senin (13/4/2026). Pada awal sesi, harga emas turun 0,4% menjadi US$ 4.728,59 atau sekitar Rp 75,66 juta per ons setelah sempat menyentuh level terendah sejak 7 April dalam sesi yang sama. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS juga terkoreksi 0,7% ke level US$ 4.752,20.
Baca Juga
Penguatan dolar AS membuat emas menjadi lebih mahal bagi investor yang memegang mata uang lain, sehingga menekan permintaan global. Kondisi ini terjadi di tengah meningkatnya ketidakpastian pasar akibat eskalasi konflik di Timur Tengah.
Ketegangan meningkat setelah militer AS memulai blokade terhadap kapal-kapal yang meninggalkan pelabuhan Iran. Pemerintah Iran merespons dengan ancaman terhadap pelabuhan negara-negara tetangga di kawasan Teluk. Situasi ini terjadi setelah pembicaraan akhir pekan gagal mencapai kesepakatan untuk mengakhiri konflik, sehingga peluang gencatan senjata semakin menipis.
Lonjakan harga minyak mentah yang menembus US$ 100 per barel memperbesar tekanan inflasi global. Kenaikan harga energi ini mempersempit ruang bagi bank sentral, termasuk Federal Reserve, untuk menurunkan suku bunga dalam waktu dekat.
Suku bunga yang tinggi cenderung mengurangi daya tarik emas karena logam mulia tersebut tidak memberikan imbal hasil. Meski demikian, emas tetap dipandang sebagai lindung nilai terhadap inflasi dalam jangka panjang.
Baca Juga
Harga Emas Menguat Tipis, Dolar Melemah Seusai Gencatan AS-Iran
Berdasarkan FedWatch Tool dari CME Group, pelaku pasar kini memperkirakan peluang penurunan suku bunga AS pada akhir tahun hanya sekitar 21%, turun signifikan dari sekitar 40% sebulan sebelumnya.
Di sisi lain, ketidakpastian pasokan energi juga diperkirakan akan mendorong permintaan perak secara struktural, terutama melalui percepatan investasi pada energi surya berbasis fotovoltaik.
Datar harga emas Antam hari ini:
- Emas 0,5 gram: Rp 1,481 juta
- Emas 1 gram: Rp 2,863 juta
- Emas 2 gram: Rp 5,666 juta
- Emas 3 gram: Rp 8,474 juta
- Emas 5 gram: Rp 14,090 juta
- Emas 10 gram: Rp 28,125 juta
- Emas 25 gram: Rp 70,187 juta
- Emas 50 gram: Rp 140,295 juta
- Emas 100 gram: Rp 280,512 juta
- Emas 250 gram: Rp 701,015 juta
- Emas 500 gram: Rp 1,401,820 miliar
- Emas 1.000 gram: Rp 2,803,600 miliar.

