Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini Naik Tembus Rp 2,9 Juta, Geopolitik Jadi Pemicu
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam hari ini Rabu (1/4/2026) dipantau laman Logam Mulia mencapai Rp 2,902 juta atau naik Rp 75.000 dari Selasa (31/3/2026) Rp 2,827 juta per gram di tengah meningkatnya ketidakpastian akibat konflik antara Amerika Serikat dan Iran yang telah memasuki minggu kelima.
Adapun rekor tertinggi sepanjang sejarah (all time high/ATH) sebelumnya di level Rp 3,168 juta per gram yang dicetak pada Kamis 29 Januari 2026. Sedangkan harga jual kembali (buyback) emas Antam sebesar Rp 2,587 juta atau naik Rp 110.000 dari sebelumnya Rp 2,477 juta.
Harga emas Antam bergerak di tengah harga emas dunia yang naik pada Selasa (31/3/2026), tetapi mencatat kinerja bulanan terburuk dalam lebih dari 1 dekade. Kontrak berjangka emas ditutup naik lebih dari 2% ke level US$ 4.678,60. Meski demikian, sepanjang Maret harga emas turun lebih 10%, menandai penurunan bulanan terbesar sejak Juni 2013 sekaligus mengakhiri tren penguatan selama delapan bulan berturut-turut.
Baca Juga
Harga Emas Naik, tapi Catat Kinerja Bulanan Terburuk dalam Lebih Satu Dekade
Meski melemah secara bulanan, kinerja kuartalan masih mencatatkan kenaikan. Emas naik lebih dari 7% sepanjang kuartal pertama 2026, menunjukkan bahwa minat terhadap aset lindung nilai masih bertahan di tengah volatilitas pasar.
Laporan The Wall Street Journal menyebut Presiden AS Donald Trump membuka peluang mengakhiri konflik meski Selat Hormuz belum sepenuhnya pulih. Dalam pernyataannya, Trump menyebut Washington tengah melakukan “diskusi serius” dengan Iran, tetapi membuka opsi serangan terhadap infrastruktur energi strategis jika kesepakatan tidak tercapai.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan target Washington di Iran dapat dicapai dalam waktu “minggu, bukan bulan”, menandakan potensi eskalasi yang cepat di kawasan tersebut.
Baca Juga
Laporan Reuters juga mengungkapkan sekitar 2.500 marinir AS telah tiba di Timur Tengah, memperkuat ekspektasi pasar terhadap potensi konflik yang lebih luas.
Lonjakan ketegangan ini mendorong kenaikan harga minyak dan gas, yang pada gilirannya meningkatkan ekspektasi inflasi global. Kondisi tersebut biasanya memicu kenaikan suku bunga, yang cenderung menekan harga emas karena meningkatkan daya tarik aset berbunga.
Dalam jangka menengah, ketegangan geopolitik yang meluas justru dapat mendorong permintaan emas sebagai aset lindung nilai, terutama jika memicu kekhawatiran terhadap stabilitas fiskal negara-negara Barat.
Datar harga emas Antam hari ini:
- Emas 0,5 gram: Rp 1,501 juta
- Emas 1 gram: Rp 2,902 juta
- Emas 2 gram: Rp 5,744 juta
- Emas 3 gram: Rp 8,591 juta
- Emas 5 gram: Rp 14,285 juta
- Emas 10 gram: Rp 28,515 juta
- Emas 25 gram: Rp 71,162 juta
- Emas 50 gram: Rp 142,245 juta
- Emas 100 gram: Rp 284,412 juta
- Emas 250 gram: Rp 710,765 juta
- Emas 500 gram: Rp 1,421,320 miliar
- Emas 1.000 gram: Rp 2,842,600 miliar.

