Menteri PU Bidik Jalan Nasional Gandaria–Cilodong/Bts Depok Rampung April 2026
Poin Penting
|
KABUPATEN BOGOR, investortrust.id – Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo menargetkan, penanganan ruas jalan nasional Gandaria–Cilodong/Batas (bts) Depok dapat rampung pada April 2026 seiring percepatan pekerjaan rekonstruksi jalan di wilayah tersebut.
“Hari ini kita melihat jalan Parung Bogor, satu jalan nasional. Kita memang lagi proses perbaikan dari Pasar Parung. Memang kemarin ada patching-patching sampai sini, tapi belum sempurna. Kita akan pelan-pelan menyempurnakan, dan mudah-mudahan dalam waktu 1–2 bulan ini bisa selesai,” kata Dody saat meninjau preservasi jalan nasional di Gandaria–Cilodong/bts Depok, Parung, Kabupaten Bogor, Sabtu (28/2/2026).
Baca Juga
Menteri PU Minta BUJT Tuntaskan Perbaikan Jalan Tol H-7 Lebaran 2026
Ia menegaskan, perbaikan tidak lagi dilakukan secara tambal sulam pada titik lubang, melainkan rekonstruksi lebih menyeluruh sepanjang ruas jalan. Namun pekerjaan sangat bergantung pada kondisi cuaca. “Kalau hujan kita harus berhenti supaya kualitas jalannya yang kita perbaiki bisa bertahan lama,” tegas Dody.
Lebih lanjut, Menteri PU menyampaikan permohonan maaf kepada para pengguna jalan, karena pekerjaan konstruksi sementara berpotensi menimbulkan perlambatan lalu lintas. Dody menyebut, pihaknya akan melakukan perbaikan lebih menyeluruh agar permukaan jalan lebih aman, terutama bagi pengendara roda dua.
Ia mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan, khususnya menjelang arus mudik Lebaran, untuk memastikan kondisi fisik tetap prima dan memanfaatkan posko istirahat yang disiapkan di sejumlah ruas jalan.
“Harapan kami pada saat teman-teman yang mau mudik atau balik nantinya, berkendara itu dalam kondisi yang sangat-sangat fit. Banyak posko disiapkan, bukan hanya dari Kementerian PU tapi juga kementerian lain,” tutur Dody.
Ia menambahkan, perbaikan sementara pada beberapa ruas menjelang Lebaran dilakukan untuk menutup lubang terlebih dahulu, sementara pekerjaan besar tetap masuk dalam program penanganan jangka menengah melalui skema Surat Berharga Syariah Negara (SBSN).
Rekonstruksi Butuh Rp 239 Miliar
Sementara itu, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI Jakarta–Jawa Barat Direktorat Jenderal Bina Marga (DJBM) Kementerian PU, Rina Kumalasari menjelaskan, penanganan ruas Gandaria–Cilodong/bts Depok dilakukan melalui paket preservasi jalan dengan metode rekonstruksi.
“Perbaikan dilakukan sepanjang 300 meter di kiri dan kanan jalan. Saat ini kita berada pada pekerjaan bedah rekonstruksi jalur cepat, sekaligus pelebaran jalur lambat dengan konstruksi rigid atau beton,” kata Rina.
Baca Juga
Prabowo Tinjau Langsung Perbaikan Jalan Lembah Anai Sumbar yang Amblas
Ia menerangkan, kerusakan di ruas tersebut banyak disebabkan pertemuan konstruksi beton dan aspal yang kerap menimbulkan lubang dan meningkatkan risiko kecelakaan.
Secara keseluruhan, panjang ruas yang ditangani mencapai 82,13 km, mulai Gandaria–Cilodong hingga Cimanggis–Sawangan. Dari total tersebut, pemerintah menargetkan penanganan prioritas sepanjang 21 km.
Rina mengungkap, kebutuhan anggaran untuk menuntaskan rekonstruksi sepanjang 21 km mencapai Rp 239 miliar, sementara pekerjaan yang sedang berjalan baru mencakup sekitar 300 meter dengan anggaran Rp 13 miliar.
Sebelumnya, kata Rina, terdapat sekitar 830 titik lubang di ruas Gandaria–Cilodong/bts Depok dan seluruhnya telah ditangani. Namun, kerusakan baru masih muncul akibat konstruksi fleksibel dan faktor drainase.
“Total lubang yang ditangani di beberapa ruas mencapai 1.403 titik. Hingga saat ini sebanyak 1.200 lubang sudah ditutup dan tersisa 263 lubang. Kami targetkan dalam lima hari seluruh lubang tertangani,” papar dia.
Untuk mencegah kerusakan berulang, tambah Rina, pihaknya akan mengganti jalur cepat menjadi konstruksi beton serta memperbaiki sistem drainase agar air tidak menggenang dan memicu kerusakan jalan kembali.

