Menteri PU Bidik Perbaikan 1.278 Km Jalan Daerah Rampung Akhir 2025, Cek Progresnya
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo menargetkan penyelesaian perbaikan jalan daerah sepanjang 1.278,75 kilometer (km) dan jembatan sepanjang 155,22 meter melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 11 Tahun 2025 tentang Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah rampung seluruhnya pada akhir 2025.
Baca Juga
Menteri PU Bidik Penyelesaian Jalan Trans Papua Ruas Jayapura – Wamena pada 2026
Ia menjelaskan, pelaksanaan Inpres Jalan Daerah (IJD) difokuskan untuk memperkuat akses transportasi menuju sentra-sentra produksi pangan guna mendukung ketahanan pangan nasional.
“Inpres Jalan Daerah sesuai arahan Bapak Presiden untuk difokuskan men-support ketahanan pangan. Jadi memang tematiknya tahun ini lebih-lebih ke ketahanan pangan,” kata Dody dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta Selatan, Jumat (31/10/2025).
Program yang menyerap 22.895 tenaga kerja lokal ini terbagi dalam dua tahap. Pada tahap pertama, kata Dody, pihaknya melaksanakan 234 kegiatan dengan total panjang 711,02 km jalan dan 148,42 meter jembatan yang melibatkan 14.333 tenaga kerja.
Sementara pada tahap kedua, lanjutnya, terdapat 193 kegiatan dengan panjang 567,73 km jalan dan 6,8 meter jembatan yang melibatkan 8.562 tenaga kerja.
Dody menyebut program ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memberi dampak sosial-ekonomi di wilayah pelaksanaan. “Program IJD bukan hanya memperbaiki jalan, tetapi juga membuka akses ekonomi baru dan memperlancar distribusi hasil pertanian,” imbuhnya.
Baca Juga
Pohon Tumbang Timpa 5 Mobil di Jalan Dharmawangsa Jaksel, 1 Orang Tewas
Ihwal itu, Menteri PU menargetkan peningkatan kemantapan jalan daerah dengan alokasi lebih dari 70% untuk kawasan pangan nasional, sementara sisanya untuk pariwisata, industri, dan transmigrasi. “Saat ini, tingkat kemantapan Jalan Nasional telah mencapai 95,22%, sementara jalan daerah provinsi dan kabupaten/kota masih berada pada angka 69,64%,” pungkas Dody.

