Kementerian PKP Bangun Rusun TNI AL di Surabaya Senilai Rp 43 Miliar
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) akan membangun satu rumah susun (rusun) bagi prajurit Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) di Surabaya, Jawa Timur sebagai bagian peningkatan kesejahteraan personel militer melalui penyediaan rumah layak huni.
Menteri PKP, Maruarar Sirait menyatakan, kesepakatan pembangunan rusun tersebut dicapai dalam pertemuan bersama Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Muhammad Ali serta Direktorat Jenderal Perumahan dan Perkotaan Kementerian PKP.
“Hari ini kami menyepakati akan membangun satu rumah susun untuk prajurit TNI Angkatan Laut di daerah Jawa Timur. Kita juga akan menyiapkan program-program untuk renovasi rumah dari BSPS (Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya),” kata Ara, sapaan akrabnya, dalam keterangan resmi, dikutip Senin (23/2/2026).
Ia memastikan pembangunan rusun yang direncanakan bernama Wisma Arunika akan dimulai pada tahun ini. Tim survei disebut akan turun ke lapangan pada pekan depan untuk memfinalisasi lokasi serta desain bangunan.
“Saya minta warnanya khas Angkatan Laut supaya terlihat bagus dan membangkitkan semangat. Anggarannya sudah kita siapkan dari APBN,” tegas Ara.
Baca Juga
Selain pembangunan hunian vertikal, lanjut Ara, pemerintah juga membuka akses prajurit terhadap program rumah subsidi melalui skema kredit pemilikan rumah (KPR) bersubsidi.
“Program ini sangat terjangkau, cicilannya bisa sampai 20 tahun. Jadi tidak terasa, bahkan saat prajurit pensiun nanti, dia sudah punya rumah sendiri. Rumahnya pun sudah jadi dulu sebelum dibeli, bukan hanya jual gambar,” ujar dia.
Sementara itu, Kasal Muhammad Ali menyampaikan, lokasi pembangunan direncanakan berada di sekitar Surabaya, mengingat wilayah tersebut merupakan pangkalan terbesar Angkatan Laut dengan jumlah prajurit aktif dan purnawirawan yang besar.
“Rencananya akan dibangun di dekat Surabaya karena di sana merupakan pangkalan terbesar Angkatan Laut. Banyak prajurit aktif dan purnawirawan berdinas di sana. Selain itu, lahannya juga sudah siap dan merupakan milik kami,” jelas dia.
Ia menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah terhadap kesejahteraan prajurit TNI AL. “Terima kasih kepada Kementerian Perumahan dan juga kepada BPS yang membantu pendataan. Ini wujud nyata perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan prajurit Angkatan Laut,” tutur Ali.
Direktur Jenderal Perumahan dan Perkotaan, Kementerian PKP Sri Haryati menjelaskan, proyek tersebut masih berada pada tahap perencanaan alokasi anggaran dengan dua alternatif desain bangunan.
Baca Juga
Sasar MBR Bandung, Pemerintah Bangun 1.208 Unit Rusun 20 Lantai
“Opsi pertama berupa bangunan tiga lantai dengan nilai sekitar Rp 28–32 miliar. Sementara opsi kedua merupakan bangunan empat lantai dengan estimasi anggaran sekitar Rp 43 miliar,” ucap Sri.
Dikatakan Sri, Rusun Wisma Arunika dirancang di atas lahan minimal sekitar 3.000 meter persegi (m2). Tipe tiga lantai memiliki luas bangunan 2.767,68 m2 dengan 44 unit hunian yang mampu menampung hingga 176 personel. Adapun tipe empat lantai memiliki luas 3.674,79 m2 dengan 60 unit hunian dan kapasitas hingga 240 personel.

