Tahun Ini, Kementerian PKP Bangun Rusun Subsidi di Manado Rp 30 Miliar
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyiapkan pembangunan rumah susun (rusun) subsidi di Manado, Sulawesi Utara, dengan kucuran Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 sekitar Rp 30 miliar.
Kasubdit Wilayah I Direktorat Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian PKP, Adji Krisbandono menyatakan, proyek rusun subsidi tersebut ditujukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan mulai dibangun pada paruh kedua 2026.
Baca Juga
Sudah 'Clearance' dari KPK, Menteri Ara Pastikan Rusun Subsidi Meikarta Tak Bermasalah Hukum
“Mungkin sekitar Rp 30 miliar (biaya pembangunan rusun subsidi Manado, red), dan pak wali kota Manado sudah ke kantor. Kami sudah survei juga di lapangan. Kayaknya segera dibangun akhir tahun ini, mungkin bisa pada kuartal ketiga atau keempat (2026),” ungkap Adji saat ditemui di salah satu restoran Jakarta, Jumat (23/1/2026).
Lebih lanjut, Adji menjelaskan, rusun subsidi tersebut direncanakan memiliki tipologi bangunan tiga lantai dengan total 44 unit hunian dalam satu tower. “Kalau enggak salah tipologinya itu tiga lantai, 44 unit, satu tower,” ujar dia.
Menteri PKP Maruarar Sirait telah memantapkan target pembangunan rusun subsidi pada 2026. Dia juga meninjau langsung dua titik rencana rusun subsidi di Meikarta, Kabupaten Bekasi dan Kemayoran, Jakarta Pusat.
Baca Juga
Adapun di Meikarta, rusun subsidi yang akan dibangun memiliki potensi 100.000 unit di atas lahan seluas 20 hektare (ha). Sedangkan rusun subsidi Kemayoran akan berdiri di lahan seluas 3.750 meter persegi, terdiri atas satu tower dengan total 609 unit hunian.
Rusun subsidi Kemayoran merupakan kelanjutan dari pengembangan Rusunami Bandar Kemayoran yang dibangun oleh Perusahaan Umum (Perum) Pembangunan Perumahan Nasional (Perumnas) dengan target groundbreaking akhir Februari 2026.

