Bangun Jaringan Irigasi 589 Ribu Hektare pada 2025, PU Targetkan 750 Ribu Hektare di 2026
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) merealisasikan pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi seluas 589,60 ribu hektare (ha) pada 2025 sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan nasional. Tahun ini, Kementerian PU menargetkan 750 ribu ha.
Menteri PU, Dody Hanggodo menargetkan pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi hingga 750 ribu ha pada 2026 guna memastikan produktivitas pertanian terus tumbuh dan pasokan pangan tetap terjaga.
“Seluruh capaian ini merupakan wujud komitmen Kementerian PU dalam memastikan infrastruktur mendukung ketahanan pangan, pendidikan, dan pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Dody dalam keterangan resmi, Selasa (17/2/2026).
Selain irigasi, Kementerian PU memperkuat konektivitas melalui pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 11 Tahun 2025 tentang Penanganan Jalan Daerah (IJD).
Baca Juga
PU Siapkan Rp 79 Miliar untuk Tangani Bendung dan Irigasi Pante Lhong Aceh
"Pada 2025, realisasi penanganan jalan mencapai 711,02 km dan jembatan sepanjang 148,42 meter," jelas Dody.
Menteri PU telah mengusulkan anggaran senilai Rp 15 triliun pada 2026 untuk preservasi jalan sepanjang 2.191 km, pembangunan jalan baru 231 km, serta pembangunan jembatan sepanjang 589 meter guna mendukung distribusi hasil pertanian dan menekan biaya logistik.
“Penguatan konektivitas jalan daerah penting untuk memperlancar distribusi hasil pertanian dan menurunkan biaya logistik, sehingga daya saing produk pangan nasional semakin meningkat,” tegas Dody.
Dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, menurut Dody Hanggodo, Kementerian PU melaksanakan Inpres Nomor 7 Tahun 2025 tentang Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah dengan capaian penyelesaian 556 unit madrasah dari total 1.420 unit yang ditangani pada 2025.
Dia menambahkan, melalui Inpres Nomor 8 Tahun 2025 tentang Pembangunan Sekolah Rakyat, Kementerian PU telah menyelesaikan 166 unit Sekolah Rakyat rintisan (tahap I) yang dilanjutkan pembangunan 104 unit Sekolah Rakyat permanen (tahap II) yang masih dalam proses penyelesaian.
Baca Juga
Menteri PU Ungkap Hambatan Utama Pembangunan Irigasi Nasional
“Pembangunan infrastruktur pendidikan menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia secara merata,” tutur Dody.
Menteri Dody mengungkapkan, Kementerian PU juga melaksanakan Inpres Nomor 14 Tahun 2025 tentangPercepatan Pembangunan Kawasan Sentra Produksi Pangan (KSPP) Wanam di Papua Selatan.
Pada 2025, kata Dody, capaian pembangunan meliputi peningkatan jalan dan jembatan sepanjang 20 km, infrastruktur pengendalian banjir sepanjang 21 km, serta pembangunan jaringan irigasi sepanjang 20 km yang mendukung ribuan hektare lahan pertanian.
Program tersebut menjadi bagian dari pengembangan kawasan pangan menuju target 10 ribu ha di Papua Selatan. “Kami akan terus memperkuat infrastruktur irigasi dan konektivitas sebagai fondasi ketahanan pangan dan pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan,” ujar Dody.

