KRL Jabodetabek Bakal Beroperasi hingga Dini Hari di Malam Tahun Baru 2026
JAKARTA, investortrust.id - PT Kereta Commuter Indonesia (KAI Commuter) memastikan layanan kereta rel listrik (KRL) Jabodetabek tetap beroperasi hingga dini hari pada malam pergantian tahun atau malam Tahun Baru 2026.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda menyatakan, perpanjangan jam operasional tersebut dilakukan seiring pengoperasian 45 kereta luar biasa (KLB) untuk melayani mobilitas masyarakat saat pergantian tahun.
“Perpanjangan jam operasional ini berkaitan dengan penyediaan 45 kereta luar biasa yang kami siapkan untuk mengakomodir mobilisasi penumpang pada malam pergantian tahun,” kata Karina dalam konferensi pers di Jakarta Utara, Jumat (19/12/2025).
Baca Juga
KAI Commuter Operasikan KRL Baru Produksi Dalam Negeri di Lintas Bogor
Sebanyak 45 perjalanan KLB tersebut akan beroperasi di lintas Bogor, Cikarang, Rangkasbitung, Tanjung Priok, dan Tangerang. Menurut Karina, penambahan perjalanan dilakukan karena tingginya aktivitas masyarakat di wilayah Jabodetabek saat malam tahun baru.
“Biasanya akan ada berbagai kegiatan di area Jabodetabek, sehingga kami melihat kebutuhan masyarakat dan menyediakan 45 perjalanan KLB tambahan ini,” jelasnya.
Pada relasi Jakarta Kota–Bogor, keberangkatan terakhir dari Stasiun Jakarta Kota menuju Bogor dijadwalkan pada pukul 01.25 WIB.
“Untuk KA terakhir yang akan berangkat dari Stasiun Jakarta Kota menuju Bogor dijadwalkan pada pukul 01.25 WIB,” papar Karina.
Sementara itu, kereta lintas Rangkasbitung terakhir berangkat dari Stasiun Tanah Abang pukul 01.15 WIB dan akan tiba di Stasiun Rangkasbitung pada pukul 02.53 WIB. Ia pun berharap perpanjangan layanan tersebut dapat membantu masyarakat yang merayakan malam pergantian tahun di pusat Jakarta.
“Sehingga diharapkan bisa membantu masyarakat yang menikmati pergantian tahun di area pusat Jakarta,” imbuh Karina.
Baca Juga
Tarif Transjakarta Diusulkan Berbasis Jarak seperti Skema KRL Jabodetabek
Meski demikian, Karina menyebut masih ada kemungkinan penumpang tertinggal kereta terakhir dan menunggu di area stasiun. Terkait hal tersebut, KAI Commuter mengimbau pengguna KRL untuk tetap tertib dan mengikuti arahan petugas.
“Kami mengimbau kepada masyarakat, apabila tertinggal pada KA terakhir, untuk tetap menjaga ketertiban di area stasiun. Akan ada pengarahan dari petugas mengenai area-area yang nyaman untuk menunggu,” tandas Karina.
Ia juga meminta dukungan pengguna commuter line untuk menjaga ketertiban hingga layanan KRL kembali beroperasi.
“Kami mohon bantu kami menjaga ketertiban di area stasiun sambil menunggu KA-KA pertama kembali beroperasi,” katanya.

