Malam Tahun Baru, LRT Jabodebek Beroperasi hingga Dini Hari
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI melalui LRT Jabodebek memperpanjang waktu layanan operasional pada malam tahun baru. Layanan LRT Jabodebek pada 31 Desember 2025 akan beroperasi hingga 1 Januari 2026 pukul 01.44 WIB.
Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika Putra menyatakan, perpanjangan jam layanan tersebut dilakukan untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat pada malam Tahun Baru.
Baca Juga
KAI Terapkan Jadwal Perjalanan Baru LRT Jabodebek Mulai 1 Desember
“Layanan LRT Jabodebek akan beroperasi pada 31 Desember 2025 akan berlanjut hingga tanggal 1 Januari 2026 pukul 01.44 WIB,” kata Radhitya dalam keterangan tertulis, dikutip Rabu (31/12/2025).
Radhitya menjelaskan, pada kondisi normal, layanan LRT Jabodebek beroperasi mulai pukul 05.12 WIB hingga 23.02 WIB. Khusus pada periode malam pergantian tahun, jam operasional diperpanjang menyesuaikan kebutuhan mobilitas masyarakat.
Adapun jadwal keberangkatan LRT Jabodebek pada periode 31 Desember 2025 malam hingga 1 Januari 2026 dini hari, meliputi perjalanan dari Stasiun Dukuh Atas menuju Jatimulya, Dukuh Atas menuju Harjamukti, Harjamukti menuju Dukuh Atas, serta Jatimulya menuju Dukuh Atas hingga keberangkatan terakhir pada dini hari.
“Setelah layanan dini hari selesai, operasional akan kembali berjalan normal pada pagi hari sesuai jadwal yang berlaku,” jelas Radhitya.
Baca Juga
KAI Catat 2,56 Juta Orang Gunakan LRT Jabodebek per November 2025
Selain perpanjangan jam operasional, KAI juga menerapkan tarif off peak hours mulai 31 Desember 2025 pukul 20.00 WIB hingga selesainya layanan dini hari 1 Januari 2026. Tarif off peak hours juga diberlakukan sepanjang jam operasional pada 1 Januari 2026.
Dalam skema tarif tersebut, penumpang dikenakan tarif Rp 5.000 saat tap in, Rp 700 per kilometer, dengan tarif maksimal Rp 10.000 per perjalanan. “Kami berkomitmen menghadirkan layanan urban transport yang modern, terintegrasi, dan mudah diakses,” tutup Radhitya.

