Menteri PU: Anggaran Revitalisasi Bencana Sumatra Berpotensi Naik dari Rp 51 Triliun
Menteri PU: Kebutuhan Anggaran Revitalisasi Pascabencana Sumatra Berpotensi Meningkat
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyampaikan, kebutuhan anggaran untuk revitalisasi infrastruktur akibat bencana di Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar) masih berpotensi meningkat dari estimasi awal sebesar Rp 51 triliun.
Menteri PU Dody Hanggodo menyatakan, penambahan kebutuhan anggaran dimungkinkan karena masih terdapat sejumlah wilayah yang belum terdata secara menyeluruh terkait kerusakan infrastruktur.
“Apakah besok akan berubah? Insyaallah pasti berubah, karena begitu kita masuk ke daerah yang belum terdata, kita akan mengetahui lebih terperinci jumlah sekolah, kantor camat, kantor desa, pesantren, masjid, gereja yang perlu diperbaiki,” kata Dody dalam media briefing di Auditorium Kementerian PU, Jakarta Selatan, Kamis (18/12/2025).
Baca Juga
Harga LPG 3 Kg di Aceh Melonjak, Pertamina Tambah Pasokan dan Gelar Operasi Pasar
Dody menambahkan, Kementerian PU akan terus menyampaikan perkembangan kebutuhan anggaran revitalisasi. Ia menegaskan perhitungan kebutuhan sebesar Rp 51 triliun telah disusun secara rinci dan dapat dipertanggungjawabkan. “Per detik ini saya menyampaikan angkanya Rp 51 triliun, dan apabila diminta pertanggungjawaban atas angka tersebut, insyaallah ada,” tegas Dody.
Saat ini, lanjut dia, Kementerian PU melakukan revitalisasi infrastruktur yang terdampak bencana, meliputi jalan, jembatan, sungai, irigasi, hingga bendungan di wilayah Sumatera. Dody pun menyebut Aceh menjadi daerah dengan dampak paling besar. “Dari pantauan kami yang paling parah Aceh, karena hingga saat ini Aceh Tengah belum terbuka 100% dan akses kendaraan masih sangat terbatas,” ungkap dia.
Berdasarkan data Kementerian PU, di Aceh terdapat 419 titik terdampak banjir dan 58 titik terdampak longsor yang mengakibatkan tanggul jebol, jalan, dan jembatan putus, serta genangan di sejumlah ruas jalan. Di Sumut, tercatat 180 titik terdampak banjir dan 126 titik terdampak longsor. Sementara itu, di Sumbar terdapat 427 titik terdampak banjir dan 203 titik terdampak longsor.
Baca Juga
BTN Bangun Dapur Umum untuk Warga Terdampak di Pidie Jaya Aceh
PU Terjunkan 402 Relawan ke Sumatra
Untuk mendukung penanganan di lapangan, kata Dody, Kementerian PU mengerahkan 402 relawan yang terdiri atas 234 personel ke Aceh, 101 personel ke Sumatra Utara, dan 67 personel ke Sumatra Barat.
Ia menuturkan, pengiriman relawan dilakukan karena keterbatasan jumlah personel di tiga provinsi terdampak. “(Relawan) PU rata-rata merupakan insinyur. Sebenarnya kami sudah memiliki sekitar 300 personel di tiga provinsi tersebut, tetapi karena kerusakan yang masif hingga tingkat kecamatan, kami masih membutuhkan tambahan personel,” papar Dody.

