Danantara Ekspansi ke Makkah, Akuisisi Hotel Novotel dan Lahan Strategis di Arab Saudi
JAKARTA, investortrust.id – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) menandatangani perjanjian strategis terkait akuisisi aset perhotelan dan real estat bersama Thakher Development Company. Aset tersebut berlokasi di kawasan Thakher City, sebuah pengembangan kawasan terpadu yang berjarak sekitar 2,5 kilometer dari Masjid Al-Haram di Makkah.
Ekspansi ini dilakukan melalui Danantara Investment Management (DIM) sebagai langkah awal yang terukur untuk memasuki bisnis hospitality, khususnya dalam mendukung peningkatan layanan bagi jemaah haji dan umrah Indonesia. Setiap tahun, jumlah jemaah umrah Indonesia tercatat lebih dari dua juta orang, sementara jumlah jemaah haji secara konsisten berada di atas 200 ribu orang.
Dalam fase awal ini, investasi mencakup satu hotel yang telah beroperasi serta rangkaian aset pengembangan berorientasi hospitality dengan potensi kapasitas hingga sekitar 5.000 kamar hotel. Seluruh rencana pengembangan tersebut tetap bergantung pada hasil studi lanjutan serta persetujuan regulator yang berlaku.
Baca Juga
Ningbo Lixing Siap Akuisisi 63,5% Saham KOKA, Transaksi Ditargetkan Rampung Awal 2026
Berdasarkan perjanjian yang ditandatangani, Danantara Investment Management dan Thakher Development Company menyepakati akuisisi Novotel Makkah Thakher City yang memiliki 1.461 kamar, serta 14 bidang tanah dengan total luas sekitar 4,4 hektare yang dialokasikan untuk pengembangan di masa mendatang.
Keempat belas bidang tanah tersebut direncanakan dikembangkan dalam sebuah master plan terpadu yang mencakup fasilitas perhotelan, ritel, serta sarana pendukung lainnya, selaras dengan kerangka pengembangan kawasan perkotaan di Kota Makkah.
CEO Danantara Indonesia, Rosan Perkasa Roeslani, menyatakan bahwa penandatanganan perjanjian ini menjadi fondasi awal keterlibatan jangka panjang Danantara di sektor perhotelan Arab Saudi. Langkah tersebut diarahkan untuk mengamankan aset strategis yang dapat menunjang peningkatan layanan bagi jemaah Indonesia.
“Penandatanganan ini merupakan langkah awal yang penting dalam mengamankan aset-aset strategis yang dapat mendukung upaya Indonesia dalam meningkatkan layanan bagi para jemaah,” ujar Rosan dalam keterangan resmi.
Baca Juga
BEI Unsuspensi Saham LUCY, CANI, dan BNBR, Kenaikan masih Berlanjut?
Ia menambahkan, pengembangan selanjutnya akan dilakukan secara bertahap berdasarkan kajian kelayakan yang komprehensif, pertimbangan regulasi, serta penerapan standar tata kelola yang prudent.
Proyek akuisisi ini didukung oleh Al Khomasiah Real Estate Development sebagai mitra pengembangan lokal strategis yang memiliki pengalaman dan keahlian dalam pengembangan properti di Makkah. Kemitraan ini bertujuan memastikan keselarasan dengan regulasi, praktik pengembangan, serta perencanaan jangka panjang di Kerajaan Arab Saudi.
Danantara menyampaikan bahwa kajian awal menunjukkan, dengan tetap mengacu pada studi teknis yang komprehensif dan pemenuhan seluruh proses regulasi, pengembangan aset yang diakuisisi berpotensi mendukung penyediaan akomodasi dan layanan bagi jemaah haji dan umrah Indonesia.
Baca Juga
Warga Sydney Australia Punya Pahlawan Baru Bernama Ahmed al Ahmed, Siapa Dia?
Perjanjian ini menjadi langkah awal dalam strategi pengembangan jangka panjang dan menyediakan kerangka kerja terstruktur untuk tahapan berikutnya, termasuk pengembangan, konstruksi, operasional perhotelan, serta layanan pendukung lainnya. Seluruh tahapan tersebut akan dilaksanakan melalui koordinasi dengan otoritas terkait di Arab Saudi dan Indonesia sesuai dengan ketentuan perizinan dan tata kelola yang berlaku.
Sejalan dengan itu, Danantara Indonesia tengah berkoordinasi dengan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi melalui Royal Commission for Makkah City and Holy Sites (RCMC) dalam proses penawaran yang sedang berjalan sebagai bagian dari tahapan awal pengembangan kerja sama jangka panjang.
Sebagai institusi dengan mandat mengelola dan mengoptimalkan investasi negara, Danantara Indonesia memandang inisiatif ini sebagai bagian dari pendekatan jangka panjang yang selaras dengan prioritas pembangunan nasional serta nilai-nilai Asta Cita. Melalui proses bertahap yang akuntabel dan ditopang tata kelola kelembagaan yang kuat, Danantara berkomitmen memastikan setiap tahap pelaksanaan memberikan nilai publik yang berkelanjutan dan terukur.

