Ningbo Lixing Siap Akuisisi 63,5% Saham KOKA, Transaksi Ditargetkan Rampung Awal 2026
JAKARTA, investortrust.id – Perusahaan asal Tiongkok, Ningbo Lixing Enterprise Management Co Ltd (NLEM), tengah bersiap menyelesaikan akuisisi 63,5% saham PT Koka Indonesia Tbk (KOKA). Akuisisi tersebut disebut tuntas paling cepat akhir Desember 2025 dan paling lambat awal 2026.
Sebelumnya, NLEM belum memiliki kepemilikan saham di KOKA. Apabila akuisisi tersebut rampung, perusahaan asal Tiongkok itu akan diwajibkan melaksanakan mandatory tender offer (MTO) sesuai dengan ketentuan pasar modal di Indonesia.
Baca Juga
KOKA Pastikan Rencana Akuisisi oleh Ningbo Lixing Tak Langgar Aturan 'Lock Up' Saham
Manajemen KOKA dalam penjelasan resminya di Bursa Efek Indonesia (BEI) bulan lalu menegaskan bahwa rencana akuisisi ini tidak melanggar ketentuan lock-up saham yang telah ditetapkan sejak penawaran umum perdana (IPO) pada Oktober 2023.
Masuknya NLEM diperkirakan mengubah struktur kepemilikan KOKA secara signifikan. Per Mei 2025, pemegang saham terbesar KOKA adalah Gao Jing dengan kepemilikan 42,75%, diikuti PT Kreatif Konstruksi Indonesia sebesar 24,75%, Fathi 6,74%, serta Gao Jinfeng 5,4%.
Dengan terlaksananya akuisisi 63,5% saham tersebut, porsi saham yang berada dalam pengendalian dan masa lock-up diproyeksikan meningkat hingga 78,5%. Kondisi ini dinilai dapat menciptakan stabilitas kepemilikan saham KOKA dalam jangka panjang.
Baca Juga
IHSG Diprediksi Menguat Awal Pekan Ini, Tiga Saham Dipimpin ARCI Layak Dilirik
Direktur Utama KOKA Gao Jing sebelumnya menyampaikan bahwa aksi korporasi ini bertujuan memperkuat permodalan serta memperluas jaringan bisnis perusahaan.
Dengan dukungan NLEM, KOKA diharapkan mampu untuk meningkatkan kapasitas pendanaan dan menjalin kerja sama strategis untuk memperbesar peluang memperoleh proyek-proyek infrastruktur di Indonesia.

