Kementerian PKP Siapkan e-BSPS untuk Percepat Renovasi 400.000 Rumah
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyiapkan aplikasi elektronik Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (e-BSPS) untuk mendukung percepatan realisasi target 400.000 renovasi rumah pada 2026.
Direktur Jenderal (Dirjen) Kawasan Permukiman Kementerian PKP, Fitrah Nur menyampaikan, sistem digital itu disiapkan untuk memperkuat proses verifikasi dan pemantauan di lapangan.
“Sekarang kita sedang menyiapkan suatu sistem namanya e-BSPS. Itu nanti tenaga fasilitator lapang (TFL)-nya menggunakan handphone untuk melakukan verifikasi, monitoring, dan nanti akan masuk ke dalam dashboard myPKP. Jadi foto-fotonya ada di sana semua. Progresnya pun ada di sana,” jelas Fitrah saat ditemui di kantor Kementerian Hukum, Jakarta, Selasa (9/12/2025).
Ia menambahkan, sistem itu tidak dibuka untuk publik. “Enggak bisa. Kalau semuanya bisa (akses) nanti ya malah ramai nanti,” ujar Fitrah.
Kementerian PKP memperoleh alokasi anggaran sebesar Rp 10,9 triliun dalam APBN Tahun Anggaran (TA) 2026. Adapun, prioritas anggaran diarahkan untuk percepatan pembangunan perumahan rakyat.
Menurut Ara, program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah akan menjadi fokus utama dengan alokasi Rp 8,9 triliun.

