Ekspektasi Fed 'Dovish' Dorong Volatilitas, Harga Emas Antam (ANTM) Turun
Poin Penting
| ● | Harga emas Antam turun Rp 2.000 ke Rp 2,378 juta per gram. |
| ● | Ekspektasi pemangkasan suku bunga Federal Reserve naik menjadi 85 persen. |
| ● | Harga emas global bergerak melemah seiring data ritel dan produsen AS yang melambat. |
JAKARTA, Investortrust.id - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam hari ini Rabu (26/11/2025) dipantau laman Logam Mulia mencapai Rp 2,378 juta atau turun Rp 2.000 dari Selasa (25/11/2025) Rp 2,380 juta per gram setelah pelaku pasar bereaksi terhadap pelemahan data penjualan ritel Amerika Serikat (AS) yang meningkatkan perkiraan pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve pada Desember.
Adapun harga emas Antam tertinggi sepanjang sejarah (all time high/ATH) sebelumnya berada di level Rp 2,487 juta per gram yang dicetak pada Selasa 21 Oktober 2025.
Sedangkan harga jual kembali (buyback) emas Antam sebesar Rp 2,239 juta atau turun Rp 2.000 dari sebelumnya Rp 2,241 juta.
Baca Juga
Perluas Akses Investasi Emas, Bank DBS Indonesia Gandeng Mandiri Investasi
Pergerakan harga emas Antam di tengah harga emas dunia yang bergerak sedikit lebih rendah pada Selasa (26/11/2025). Harga emas spot melemah 0,21% menjadi US$ 4.130,67 per ons. Harga tersebut mengikuti reli hampir 2% pada Senin (24/11/2025).
Sementara itu, kontrak emas berjangka Amerika Serikat untuk pengiriman Desember ditutup 1,1% lebih tinggi di US$ 4.140 per ons.
Source: CNBC
Data menunjukkan penjualan ritel Amerika Serikat meningkat lebih rendah dari ekspektasi pada September setelah periode pertumbuhan kuat dalam beberapa bulan terakhir. Dalam periode yang sama, Indeks Harga Produsen naik 2,7% secara tahunan, sama dengan kenaikan pada Agustus.
Pelaku pasar kini memperkirakan peluang sebesar 85% bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga pada pertemuan Desember, melonjak dari 50% pekan lalu. Peluang pemangkasan tambahan pada Januari juga dinilai mencapai 65%, menurut data CME Group.
Baca Juga
Emas Tertekan di Tengah Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga Desember
Sinyal berlanjutnya kebijakan dovish juga disampaikan Gubernur Federal Reserve Stephen Miran, yang menilai kondisi pasar tenaga kerja yang melemah membutuhkan penurunan suku bunga lebih lanjut. Pernyataan tersebut sejalan dengan komentar Gubernur Federal Reserve Christopher Waller sehari sebelumnya.
Harga emas cenderung mendapat dukungan dalam periode suku bunga rendah karena aset ini tidak memberikan imbal hasil. Posisi emas juga sering menguat di tengah ketidakstabilan ekonomi dan geopolitik.
Berikut harga emas Antam hari ini:
- Emas 0,5 gram: Rp 1,239 juta
- Emas 1 gram: Rp 2,378 juta
- Emas 2 gram: Rp 4,696 juta
- Emas 3 gram: Rp 7,019 juta
- Emas 5 gram: Rp 11,665 juta
- Emas 10 gram: Rp 23,275 juta
- Emas 25 gram: Rp 58,062 juta
- Emas 50 gram: Rp 116,045 juta
- Emas 100 gram: Rp 232,012 juta
- Emas 250 gram: Rp 579,765 juta
- Emas 500 gram: Rp 1,159,320 miliar
- Emas 1.000 gram: Rp 2,318,600 miliar.

