Emas Tertekan di Tengah Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga Desember
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Harga emas turun ke level US$ 4.067 per troy ons pada awal sesi perdagangan hari ini, dipengaruhi kombinasi sentimen politik AS, ekspektasi kebijakan The Fed, dan perkembangan geopolitik global.
Setelah government shutdown selama 43 hari berakhir, pemerintah AS merilis data tenaga kerja tertunda yang menunjukkan nonfarm payrolls naik 119.000 orang pada Oktober 2025, sementara tingkat pengangguran naik ke level tertinggi dalam empat tahun.
“Pelaku pasar kini memperkirakan peluang 74% pemangkasan suku bunga pada pertemuan Desember (2025), meningkat dari sebelumnya 40% seiring munculnya komentar bernada dovish dari pejabat The Fed, termasuk Presiden The Fed New York John Williams,” tertulis dalam Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange (ICDX) yang dipublikasi pada Senin (24/11/2025).
Namun, sikap bank sentral AS belum sepenuhnya konsisten. Beberapa pejabat seperti Lorie Logan menekankan perlunya mempertahankan suku bunga lebih lama, menandakan kebutuhan akan data lanjutan sebelum memutuskan arah kebijakan. Ketidakpastian ini membuat harga emas sempat tertekan.
Pasar juga menantikan rilis data penting AS pekan ini, termasuk revisi GDP kuartal III, PCE inflation, dan laporan sentimen konsumen yang berpotensi memengaruhi proyeksi inflasi dan arah kebijakan moneter berikutnya.
Dari sisi geopolitik, Presiden AS Donald Trump mendesak Ukraina melakukan gencatan senjata dengan Rusia, yaitu manuver diplomatik yang dinilai dapat menekan stabilitas kawasan dan menciptakan ketidakpastian baru.
Sementara itu, di pasar Asia, permintaan emas fisik tetap lemah sepanjang pekan lalu akibat volatilitas suku bunga, sehingga calon pembeli dinilai masih menahan diri.
Secara teknikal, level support terdekat untuk harga emas diperkirakan berada pada kisaran US$ 4.024 hingga US$ 3.984, sedangkan resistance terdekat terletak di US$ 4.103 hingga US$ 4.142.
“Jika tekanan jual meningkat, support lebih dalam terlihat di US$ 3.905, sementara resistance jangka menengah berada di area US$ 4.221,” tutup riset tersebut.
Sementara itu harga emas di Tanah Air pada 24 November 2025 seperti yang tercantum dalam laman Logammulia.com, mengalami penurunan sebesar Rp1.000 per gram. Pada hari ini harga logam mulia Antam tercatat sebesar Rp2.340.000 per gram. Simak harga logam mulia Antam per 24 Oktober 2025:

