BWI Dorong Pemanfaatan Tanah Wakaf untuk Ketahanan Pangan, Energi, hingga 3 Juta Rumah
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — Badan Wakaf Indonesia (BWI) menyebut tanah wakaf memiliki potensi besar untuk mendukung program pemerintah di berbagai sektor, mulai swasembada pangan, energi, hingga program 3 juta rumah.
Wakil Ketua BWI, Tatang Astaruddin menjelaskan, pemanfaatan tanah wakaf untuk ketahanan pangan sebenarnya telah dilakukan dalam skala terbatas oleh sejumlah pengelola wakaf atau nazhir.
Baca Juga
Badan Wakaf Indonesia Ungkap Potensi Dana Umat Bisa Capai Rp 500 Triliun per Tahun
“Pemanfaatan tanah wakaf sebetulnya sudah dilakukan oleh banyak nazhir. Misalnya beberapa yayasan dan pesantren mengelola aset tanah wakafnya yang berupa sawah dan lahan pertanian untuk memenuhi kebutuhan pangan di lembaga dan pesantrennya masing-masing,” kata Tatang saat dihubungi awak media pada Selasa (11/11/2025) malam.
Sementara untuk ketahanan energi, lanjut Tatang, pemanfaatan tanah wakaf masih belum banyak dikembangkan. Namun demikian, Tatang menyebut potensi untuk mendukung swasembada energi tetap terbuka.
Tatang mengklaim, pihaknya telah berdiskusi dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) untuk memanfaatkan tanah wakaf guna mendukung program 3 juta rumah Presiden Prabowo Subianto.
“Untuk mendukung program 3 juta rumah, BWI sudah beberapa kali melakukan diskusi dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) dan pihak terkait lainnya, masih perlu pematangan konsep dan kajian lebih lanjut,” jelas Tatang.
Baca Juga
Perkuat Tata Kelola, OJK Siapkan Aturan Baru untuk Bank Wakaf Mikro
Secara prinsip, kata Tatang, tanah wakaf dapat dimanfaatkan untuk berbagai program pembangunan, selama penggunaannya memenuhi tiga syarat utama.
“Pada dasarnya pada tanah wakaf dapat dibangun apa saja, termasuk untuk mendukung program 3 juta rumah, sepanjang sesuai dengan peruntukannya, sesuai dengan prinsip syariah dan peraturan perundang-undangan, serta memberi manfaat kepada penerima manfaat wakaf (mauquf alaih),” tutupnya.

