Menko AHY Ungkap Zero ODOL Mampu Tarik Investasi Hingga Rp 50 Triliun
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan kebijakan Zero Over Dimension Over Loading (Zero ODOL) berpotensi menarik investasi hingga Rp 50 triliun.
Menurut AHY, potensi investasi tersebut berasal dari pelaku industri besar hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berencana menambah armada logistik sesuai ketentuan, serta membangun gudang dan infrastruktur penunjang lainnya.
“Dari hasil kajian bersama dan FGD, sekitar 35% asosiasi pedagang, pelaku industri besar, menengah, hingga UMKM menyatakan kesiapan berinvestasi. Nilainya bisa mencapai hingga 50 triliun,” kata AHY dalam acara ALFI Convex 2025 di ICE BSD, Tangerang Selatan, Rabu (12/11/2025).
Ia menjelaskan, kebijakan Zero ODOL yang ditargetkan efektif berlaku mulai 1 Januari 2027 merupakan hasil kajian bersama antara Badan Pusat Statistik (BPS), Bank Indonesia (BI), Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Kementerian Perdagangan (Kemendag), Kementerian PPN/Bappenas, dan kementerian yang ia pimpin.
Meski demikian, AHY mengakui kebijakan Zero ODOL dapat menyebabkan peningkatan biaya logistik dan sedikit inflasi pada tahap awal. Namun, kata dia, kebijakan ini akan membawa manfaat ekonomi jangka menengah dan panjang.
Baca Juga
“Dalam jangka panjang, kebijakan ini dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan PDB, serta menciptakan multiplier effect terhadap sektor-sektor lain seperti pariwisata, industri kreatif, dan UMKM,” paparnya.
Dalam paparannya, peningkatan biaya logistik imbas penerapan kebijakan Zero ODOL tembus 3,3% dan inflasi sekitar 0,02% – 0,14%. Sementara itu, kebijakan ini turut berkontribusi di pertumbuhan PDB sektor logistik sekitar 0,06% – 0,08%.
Selain nilai ekonomi, AHY menyebut Zero ODOL juga memberikan manfaat sosial, seperti menurunnya angka kecelakaan dan meningkatnya kenyamanan masyarakat di jalan raya. “Ketika masyarakat merasa aman dan nyaman, itu juga bagian dari social benefit yang signifikan,” tandasnya.

