Fitur AI Indosat (ISAT) Sukses Tangkal Ratusan Juta Upaya Penipuan Digital
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Indosat Ooredoo Hutchison (ISAT) melaporkan capaian fitur Anti-Spam dan Anti-Scam
Fitur ini melindungi rata-rata 11,5 juta pelanggan per bulan dari potensi penipuan digital. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi AIvolusi5G Indosat yang memadukan kecanggihan AI dan jaringan 5G.
Sistem ini bekerja otomatis di tingkat jaringan tanpa perlu aplikasi tambahan atau perangkat khusus. Dengan demikian, seluruh pelanggan aktif bisa langsung merasakan perlindungan digital tanpa repot.
“Teknologi ini dirancang untuk membantu pelanggan dari berbagai usia agar dapat menjelajahi dunia digital dengan lebih percaya diri,” ujar Director & Chief Commercial Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Bilal Kazmi dalam keterangan resmi, Sabtu (8/11/2025).
Baca Juga
Bos Indosat Ungkap Rencana Strategis AI, Ini Setor yang Dibidik!
Data perusahaan juga menunjukkan bahwa lebih dari 290 juta panggilan spam telah terdeteksi di jaringan VoLTE. Dalam waktu 2,5 bulan, sistem telah mengidentifikasi lebih dari 500 juta SMS dan panggilan scam/spam, termasuk 145 juta pesan spam dan 110 juta pesan penipuan.
Fitur ini belum sepenuhnya memblokir semua panggilan atau pesan berbahaya, tetapi mampu memberi peringatan dini bagi pelanggan. Mekanisme ini terbukti efektif mengurangi risiko kerugian dan meningkatkan kewaspadaan digital masyarakat.
Baca Juga
Indosat Siapkan AI Berdaulat untuk Dongkrak Ekonomi hingga 6,8% per Tahun
Di layanan IM3, perlindungan ini hadir dengan nama SATSPAM, terdiri atas SATSPAM BASIC dan SATSPAM+. Sedangkan bagi pengguna Tri, fitur serupa tersedia sebagai TRI AI: AntiSpam/Scam dengan kode warna untuk menandai tingkat risiko nomor.
Indosat juga menerapkan prinsip Zero Trust yang mendorong pelanggan untuk tidak langsung percaya pada pesan atau panggilan mencurigakan. Prinsip ini menjadi fondasi pengembangan fitur perlindungan digital yang adaptif dan berkelanjutan.

