Bos Indosat Ungkap Rencana Strategis AI, Ini Setor yang Dibidik!
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - CEO Indosat Ooredoo Hutchison (ISAT) Vikram Sinha, menyebut kecerdasan buatan (AI) akan tetap menjadi fokus bisnis perusahaan. Hal ini sejalan dengan peluncuran Empowering Indonesia Report 2025 yang menempatkan AI Berdaulat sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi digital nasional.
Menurut Vikram, Indosat telah menjadi salah satu perusahaan pertama di Asia yang menjalankan sistem AI berkapasitas tinggi. Ia menjelaskan, fokus utama penerapan AI Indosat tahun ini akan menyasar tiga sektor mulai dari pendidikan dan kesehatan, hingga agrikultur di tahun depan.
“Kita sudah memiliki factory dan salah satu sistem komputasi terbaik di dunia. Untuk tahun ini kami fokus pada pendidikan dan kesehatan, dan tahun depan pada sektor agrikultur,” kata Vikram di kantor Indosat, Jakarta, Senin (27/10/2025).
Lebih lanjut, perusahaan telekomunikasi itu juga tengah menyiapkan kolaborasi dengan NVIDIA untuk membangun proyek yang mampu menjawab tantangan nyata di lapangan. Inisiatif ini ditujukan agar AI dapat membantu menekan biaya operasional sekaligus meningkatkan produktivitas di sektor-sektor penting tersebut.
Baca Juga
Indosat Siapkan AI Berdaulat untuk Dongkrak Ekonomi hingga 6,8% per Tahun
“Jika kita ingin mendorong pertumbuhan ekonomi hingga 8%, kita harus berinvestasi pada perusahaan dan sektor-sektor produktif. AI harus menjadi alat yang membantu Indonesia mencapai tujuan itu,” sambungnya.
Vikram menambahkan, di luar sektor sosial, Indosat tetap menjalankan strategi business-to-business (B2B) di sektor finansial dan korporasi. Namun, arah pengembangan AI kali ini akan lebih berorientasi pada manfaat luas bagi masyarakat.
“Ini lebih untuk membantu Indonesia. Bagaimana AI bisa produktif dan berdampak bagi bangsa,” tutupnya.

