Prabowo Bakal Dorong 20 Juta Penerima PKH sebagai Anggota Koperasi Merah Putih
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Prabowo Subianto disebut bakal mendorong sebanyak 20 juta orang penerima manfaat program keluarga harapan (PKH) sebagai anggota Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih. Rencana itu disampaikan langsung oleh Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah.
Menurut Farida, saat ini Sistem Informasi Kopdes (Simkopdes) mencatat sebanyak 1,2 juta orang telah terdaftar sebagai anggota Koperasi Merah Putih.
"Akan segera diintegrasikan dengan data Kemensos, kita (pemerintah) akan mendorong penerima PKH yang jumlahnya kurang lebih 20 juta, kita akan dorong seluruhnya menjadi anggota Koperasi Desa Merah Putih," katanya dalam media briefing di kantor Kemenkop, Jakarta, Jumat (7/11/2025).
Farida mengakui, sebanyak 1,2 juta orang yang sudah tercatat sebagai anggota Koperasi Merah Putih tidak lepas dari upaya intervensi pemerintah dalam rangka percepatan pengerjaan program prioritas Prabowo tersebut. Ia memastikan ke depan pemerintah khususnya Kemenkop, akan lebih giat mensosialisasikan kepada masyarakat terkait keberadaan program Koperasi Merah Putih.
Ia menyebut, pemerintah sejatinya berkeinginan agar nantinya muncul kesukarelawanan dari masyarakat untuk bergabung menjadi anggota Koperasi Merah Putih.
Baca Juga
Gedung Koperasi Merah Putih Telan Biaya Rp2,5 Miliar, Dibangun di Tanah Negara
"PR kita adalah mengedukasi kembali kepada mereka bahwa keberadaan koperasi hari ini sangat vital dan penting. Apalagi Pak Presiden Prabowo memastikan koperasi ini salah satu atau mungkin bisa jadi satu-satunya lokomotif ekonomi yang akan terus dikembangkan di Indonesia," ungkapnya.
Sekretaris Kemenkop, Ahmad Zabadi, dalam kesempatan yang sama menyebutkan rata-rata Kopdes Merah Putih dibentuk oleh sebanyak 50-100 orang. Ia memperkirakan, setelah lebih dari 80 ribu Koperasi Merah Putih beroperasi seluruhnya, ekosistem ini akan melibatkan sebanyak 8-10 juta orang.
"Kalau kita ambil angka 100 (orang) dikali 80 ribu (koperasi) sudah ketahuan disitu berapa, hampir 10 juta saya kira," sebut Ahmad Zabadi.
Ia menjelaskan, saat ini terdapat persoalan teknis yang tengah dalam penyelesaian, sehingga membuat data anggota Koperasi Merah Putih belum mencapai 2 juta orang.
"Karena ini mereka harus update di Simkopdes. Nah, sementara memang masih ada persoalan ruang teknis, baik di sistem aplikasi kita, walaupun di sisi lain ada updating yang dilakukan oleh teman-teman pengurus koperasi di lapangan," ujarnya.

