Menteri Transmigrasi Bidik 504 Hunian Kawasan Tanjung Banon Rampung Akhir 2025
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — Menteri Transmigrasi (Mentrans) Iftitah S Suryanagara menargetkan pembangunan 504 unit hunian bagi warga terdampak proyek Rempang Eco City di kawasan Tanjung Banon, Batam, rampung pada akhir 2025.
Mulanya Iftitah mengatakan, pembangunan baru dimulai tahun ini setelah kementeriannya menerima pendanaan sebesar Rp 153 juta per unit rumah dari Presiden Prabowo Subianto untuk melanjutkan proyek yang telah dirintis oleh Badan Pengusahaan (BP) Batam sejak dua tahun lalu.
“Kalau pembangunan yang dari Kementerian Transmigrasi tahun ini mulai dibangunnya, sejak kita dapat dana dari Pak Presiden untuk melanjutkan pembangunan yang sudah dimulai oleh BP Batam sejak dua tahun lalu,” ungkap Iftitah saat ditemui di salah satu hotel Jakarta, Senin (3/11/2025) malam.
Iftitah memaparkan, dari total 504 unit hunian yang dibangun, sebanyak 304 unit merupakan hasil pembangunan BP Batam, sementara 200 unit tambahan dikerjakan oleh Kementerian Transmigrasi. “Insyaallah akhir tahun ini selesai (504 unit rumah Tanjung Banon),” harap Iftitah.
Ia menyebutkan, proses penempatan warga ke hunian baru telah berjalan secara bertahap. “Sudah berproses, sudah masuk 227 kepala keluarga. Secara bertahap sudah mulai masuk,” jelas Iftitah.
Sebelumnya, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya (DJCK) tengah mempercepat penyiapan lahan sebanyak 350 persil di Kawasan Tanjung Banon dengan target rampung pada akhir November 2025.
Baca Juga
Kemenperin - Kementrans Godok Peta Jalan untuk Kawasan Ekonomi Transmigrasi Terintegrasi
Direktur Jenderal (Dirjen) Cipta Karya Kementerian PU, Dewi Chomistriana menyatakan, pekerjaan di kawasan tersebut, meliputi land development serta pembangunan sejumlah fasilitas umum.
“Tanjung Banon total yang kita siapkan dari Kementerian PU Cipta Karya itu adalah land development sama beberapa fasilitas umum, seperti puskesmas, ruang terbuka hijau (RTH). Insyaallah selesai di akhir November 2025 untuk jumlah rumah 350 persil,” ungkap Dewi di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 13, Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin (27/10/2025).
Baca Juga
Kucurkan Rp 1,8 Triliun, Pemerintah Percepat Pengembangan 154 Kawasan Transmigrasi
Dewi menambahkan, dari total 350 persil, sebanyak 250 persil telah selesai dikerjakan. Sisa 100 persil ditargetkan tuntas pada akhir November mendatang. “Jumlah persil yang kami siapkan sekarang ini sudah 250 persil. Insyaallah 100-nya lagi kita selesaikan di akhir November (2025),” terangnya.
Menurut Dewi, pihaknya hanya menangani tahap pematangan lahan, sedangkan pembangunan rumah dilakukan oleh Kementerian Transmigrasi. “Sekarang Kementerian Transmigrasi sudah mulai masuk untuk pembangunan rumah yang targetnya 100 rumah dulu,” tutupnya.

