CSEL UI Pelajari Strategi Properti Inovatif Lewat Kunjungan ke Zafland
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Center of Strategic Entrepreneurial Leadership (CSEL), Sekolah Kajian Strategik dan Global (SKSG) Universitas Indonesia (UI) mengadakan kunjungan ke Naputa Residence by Zafland dalam rangka memberikan pemahaman langsung mengenai strategi pengembangan dan manajemen proyek di sektor properti. Zafland dipilih karena berhasil menerapkan praktik bisnis yang inovatif serta bisa menghasilkan perumahan yang affordable bagi anak muda.
Koordinator Mini MBA Real Estate CSEL UI Fithor Muhammad mengatakan, tujuan dari kunjungan mahasiswa CSEL UI ke ZAFLAND antara lain adalah memberikan pemahaman langsung mengenai strategi pengembangan dan manajemen proyek di sektor properti. Lalu, menggali insight dari perjalanan ZAFLAND sebagai perusahaan yang telah memiliki proyek perumahan.
Mereka juga ingin menumbuhkan pemikiran strategis peserta terhadap tantangan dan peluang di industri properti. Terakhir adalah membangun jejaring dan kolaborasi antara akademisi, profesional, dan pelaku industri properti.
Baca Juga
Insentif Diperpanjang, Investasi Properti Diprediksi Melesat Lampaui Rp 80 T Tahun Depan
“Kita ke sini (ZAFLAND) untuk belajar dari developer muda yang sudah berhasil menjalankan project agar bisa mendapat insight baru. Belajar bukan hanya di kelas, tapi begitu kita masuk ke bisnis ini kita juga belajar lagi apalagi sektor perumahan ini adalah sektor yang padat modal dan padat karya. Semoga kunjungan ini bisa menjadi pengungkit untuk kita terus berkembang,“ kata Fithor dalam siaran pers, Senin (27/10/2025).
Sementara CEO Zafland Zaenab Fitriyah Qooniitah mengatakan, bila pihaknya merasa terhormat karena dipilih menjadi developer yang dikunjungi dan dijadikan bahan pembelajaran oleh CSEL UI. Dirinya menyebut sektor perumahan saat ini bukan hanya sekadar jual beli rumah saja, tapi bisa menjadi sumber kreasi bagi anak muda untuk membangun nilai, konsep, dan dampak yang lebih luas.
Baca Juga
Peluncuran Cluster Origlio Soroti Dinamika Pasar Properti Tangerang yang Masih Bergeliat
Zaenab memaparkan dalam bisnis properti ada 4 hal yang perlu dipelajari secara mendalam, yaitu konstruksi, keuangan, legal, marketing and sales. Dia mengatakan tantangan terbesar saat ini ada di sisi marketing and sales. Hal ini tidak lepas dari banyaknya informasi yang diterima oleh konsumen terkait perumahan, sehingga mereka bingung untuk menentukan pilihan.
“Apalagi sekarang kompetitor kita sudah antar provinsi, Karena calon pembeli rumah sekarang mencari rumah bukan hanya karena harga, tapi karena segmentasi perumahan sudah meluas dan lebih beragam. Akses infrastruktur antar provinsi semakin mudah, membuat batas geografis tidak lagi jadi halangan. Konsumen sekarang memilih sesuai dengan preferensi diri mereka, apa yang menggambarkan dan sesuai dengan mereka, bisa dari desain, lingkungan, atau touch personal,” ujar Zaenab.
Karena itu, lanjut Zaenab, Zafland mencoba memberikan banyak perbedaan kepada konsumen, khususnya anak muda, pada setiap proyek yang dikerjakan. Menurutnya, Salah satu bentuk komitmen Zafland dalam menghadirkan hunian solutif bagi generasi muda adalah dengan menyediakan rumah yang tidak hanya terjangkau secara harga, tetapi juga dirancang sesuai preferensi dan kebutuhan gaya hidup mereka. Zafland pun menyediakan empat pilihan layout pada proyek Naputa Residence yang bisa di pilih tanpa tambahan biaya.

