MRT Jakarta Teken Kontrak Pengadaan 8 'Trainset' dengan Sumitomo untuk Jalur Bundaran HI-Kota
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT MRT Jakarta (Perseroda) menandatangani contract agreement dengan Sumitomo untuk paket kontrak CP206, mencakup perancangan, pabrikasi, dan pengiriman sarana delapan trainset MRT Jakarta Fase 2A (Bundaran HI – Kota).
“Pengadaan sarana menjadi bagian penting yang memastikan integrasi antara infrastruktur, sistem, dan operasi berjalan selaras. Kereta MRT Jakarta atau ratangga merupakan salah satu pionir dalam industri perkeretaapian modern perkotaan di Indonesia,” kata Direktur Konstruksi MRT Jakarta, Weni Maulina dalam keterangan resmi, dikutip Kamis (23/10/2025).
Baca Juga
Stasiun MRT Bundaran HI Tembus Monas 2027, Penumpang Bisa Tumbuh 20.000 per Hari
Adapun, penambahan delapan trainset dilakukan untuk memenuhi kebutuhan penumpang agar headway operasional pada rute Lebak Bulus – Kota dapat tetap optimal.
Penandatanganan kontrak dilakukan oleh Direktur Konstruksi MRT Jakarta Weni Maulina, dan perwakilan Sumitomo Corporation Takeshi Noguchi, serta disaksikan Direktur Utama MRT Jakarta Tuhiyat. Dalam pelaksanaannya, Sumitomo Corporation akan bekerja sama dengan Nippon Sharyo untuk melakukan proses perancangan dan pembuatan rangkaian kereta dengan jangka waktu pekerjaan selama empat tahun tujuh bulan.
Weni menambahkan, pengadaan delapan trainset tambahan tersebut merupakan bagian dari proyek MRT Jakarta Fase 2A yang didanai melalui skema pinjaman Japan International Cooperation Agency (JICA).
“Seluruh prosesnya dilaksanakan sesuai ketentuan dan mekanisme yang berlaku dalam proyek kerja sama antara Pemerintah Indonesia dan JICA. Informasi terkait nilai pengadaan bersifat terbatas karena menjadi bagian dari keseluruhan paket proyek,” jelasnya saat dihubungi investortrust.id, Kamis (23/10/2025).
Baca Juga
Perwakilan Sumitomo Corporation, Tsuyoshi Nakamura menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang kembali diberikan kepada Sumitomo Corporation. “Merupakan suatu kehormatan besar bagi kami untuk kembali dipercaya dalam penyediaan sarana perkeretaapian MRT Jakarta Fase 2A, setelah sebelumnya turut berkontribusi pada keberhasilan fase pertama,” pungkasnya.
Per 25 September 2025, progres pembangunan MRT Jakarta Fase 2A telah mencapai 53,32%. Pelaksanaan CP206 akan melengkapi kesiapan sistem secara keseluruhan, guna memastikan MRT Jakarta Fase 2A beroperasi sesuai jadwal dengan standar keselamatan, kenyamanan, dan keandalan tinggi.

