TEI 2025 Targetkan Transaksi Rp 274 Triliun, 'Buyer' Tembus 106 Negara
Trade Expo Indonesia 2025 Targetkan Perluas Pasar Ekspor Produk Lokal ke 133 Negara
Poin Penting
|
TANGERANG, investortrust.id - Trade Expo Indonesia (TEI) 2025 kembali digelar pada 15-19 Oktober 2025 di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang engan target transaksi US$ 16,5 miliar (Rp 274 triliun). Memasuki penyelenggaraan ke-40, pameran ini menjadi ajang strategis mendorong produk lokal menembus pasar global di tengah tantangan ekonomi dunia.
Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan, Fajarini Puntodewi, menyebut TEI menjadi satu-satunya pameran internasional terbesar di Indonesia yang sepenuhnya menampilkan produk dalam negeri. “Tahun ini semua produk di Trade Expo adalah produk lokal. Fokus kami mendorong produk Indonesia agar makin dikenal secara global,” ujarnya di ICE BSD City, Senin (29/9/2025).
Hingga akhir September, tercatat lebih 6.850 pembeli (buyer) dari 106 negara telah mendaftar untuk menghadiri TEI 2025. Jumlah ini diperkirakan terus bertambah menjelang pelaksanaan, seiring meningkatnya minat buyer mancanegara terhadap produk Indonesia.
Baca Juga
Di sisi peserta, lebih 1.000 pelaku usaha telah memastikan keikutsertaannya dalam pameran. Mereka terbagi dalam tiga kategori besar, yaitu makanan dan minuman, manufaktur dan jasa, serta fesyen dan gaya hidup. Fajarini menjelaskan, kategori fesyen menjadi yang terbanyak dengan 474 peserta, disusul makanan dan minuman sekitar 350 peserta, dan manufaktur sebanyak 177 peserta.
Selain pameran utama, TEI 2025 juga menghadirkan beragam program pendukung, seperti business matching, business consulting, serta lebih 50 business forum yang mengangkat tema solusi global, produk halal, hingga keberlanjutan. Ajang ini juga akan menjadi tempat penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dan pemberian penghargaan bagi eksportir berprestasi
Terkait target transaksi, Fajarini menyebut pemerintah menargetkan nilai transaksi selama TEI 2025 mencapai US$ 16,5 miliar atau meningkat dari target tahun sebelumnya sebesar US$ 15 miliar.
Penyelenggaraan TEI 2025 mendapat dukungan dari Kementerian Luar Negeri dan 132 perwakilan Indonesia di luar negeri. “Ini bukan hanya agenda Kemendag, tetapi kepentingan nasional untuk mendorong produk kita bersaing di pasar global,” kata Sekjen Kemenlu Denny Abdi pada kesempatan yang sama.
Baca Juga
Perjanjian Dagang IEU-CEPA dan ICA-CEPA Jadi Momentum Penguatan Ekspor Indonesia
Direktur Utama PT Debindomulti Adhiswasti, Vibiadhi Swasti Pradana menyebut TEI 2025 menjadi ajang terbesar untuk mendorong pertumbuhan ekspor Indonesia. Penyelenggara juga memastikan dengan penggunaan 7 hall di ICE BSD City menjadi bukti nyata betapa besarnya acara ini.
Sebagai apresiasi, pihak penyelenggara juga akan memberikan penghargaan bagi peserta yang rutin mengikuti TEI. "Jadi kita menghargai eksistensi para exhibitor-exhibitor, karena memang exhibitor di sini sangat membantu inovasi produk-produk terbaru, untuk dikenalkan di pasar global," tutup Vibiadhi.

