Bos Nobu Bank: KUR Perumahan Jadi Agenda Nasional untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — Direktur Utama PT Bank Nationalnobu Tbk (NOBU), Suhaimin Djohan menilai sektor perumahan memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Menurut dia, sektor ini tidak hanya menyediakan hunian, tetapi juga menciptakan lapangan kerja, menggerakkan rantai pasok bahan bangunan, serta mendukung sektor transportasi dan logistik.
“Pemerintah menempatkan sektor perumahan sebagai salah satu motor utama pertumbuhan ekonomi menuju target 8% per tahun. Salah satu langkah yang dipersiapkan adalah peluncuran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan, yang ditargetkan difinalkan pada akhir bulan ini,” kata Djohan dalam acara Simposium Gotong Royong Perumahan Warisan Bangsa di Jakarta, Selasa (16/9/2025).
Djohan juga menyebut, KUR Perumahan akan membuka akses pasar baru bagi pengembang dan kontraktor dengan permintaan stabil, terutama dari masyarakat berpenghasilan rendah.
“Program ini juga memberikan peluang bisnis berkelanjutan bagi pemasok bahan bangunan, mulai dari semen, baja, cat, besi, hingga keramik dan logistik,” jelas dia.
Selain itu, lanjut Djohan, sektor perbankan dan lembaga keuangan akan memperoleh perluasan basis nasabah dengan risiko yang terkelola, sementara masyarakat mendapatkan hunian layak dengan harga terjangkau.
Ia menekankan pentingnya para pelaku usaha menyiapkan pipeline proyek sejak dini agar dapat langsung memanfaatkan peluang ketika program KUR Perumahan resmi diluncurkan pemerintah.
“Walaupun program (KUR Perumahan) ini akan difinalkan pada akhir bulan, saya ingin mengajak Bapak-Ibu sekalian untuk tidak menunggu lagi. Mulailah prosesnya sejak sekarang. Lakukan persiapan, rangkul peluang, dan bangun pipeline proyek masing-masing. Dengan begitu, ketika KUR Perumahan diluncurkan, closing transaksi bisa terjadi seketika,” pungkas Djohan.

