Mentan Amran Pastikan Impor Pertanian dari AS Tak Ganggu Ketahanan Pangan RI
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan bahwa rencana pembelian produk pertanian dari Amerika Serikat (AS) hingga US$ 4,5 miliar tak akan mengganggu ketahanan pangan nasional. Pembelian tersebut merupakan bagian dari kesepakatan penurunan tarif impor barang Indonesia ke AS menjadi 19%.
Dia menegaskan bahwa kementeriannya tetap memegang kontrol penuh atas kebijakan impor komoditas pertanian, termasuk melalui mekanisme rekomendasi teknis. “Kewajiban itu tidak akan kontraproduktif dengan program ketahanan pangan. Soal impor, Kementerian Pertanian tetap punya kewenangan rekomendasi,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (19/7/2025).
Baca Juga
KKP Ungkap Jaringan Penyelundup Telur Penyu Lintas Negara, Kerugian Capai Rp 9,6 Miliar
Amran memberi contoh pada komoditas jagung, yang sebelumnya sempat diimpor. Namun kini produksi dalam negeri mencukupi, kebijakan impor dihentikan. “Kalau cukup, ya tidak impor. Kan ada rekomendasi dari Kementan. Jadi tidak bisa sembarangan,” tegasnya.
Mentan juga menegaskan bahwa Indonesia tengah menuju swasembada jagung dan bisa menjadi eksportir secara berkelanjutan. Ia menyebutkan produksi dalam negeri saat ini sudah menunjukkan surplus yang signifikan.
Baca Juga
Pemerintah Pastikan Tarif Impor 0% dari AS Tak Ganggu Iklim Investasi RI
“Petani kita luar biasa. Dengan sinergi pusat dan daerah, kami optimistis Indonesia bisa swasembada dan ekspor jagung secara konsisten,” kata Amran.
Lebih lanjut, Mentan mengajak semua pihak untuk mendukung upaya kemandirian pangan dan menjaga momentum pertumbuhan pertanian nasional. “Data dan fakta sudah jelas. Jagung kita kuat, petani kita hebat. Tinggal kita jaga bersama agar berkelanjutan dan berdampak pada kesejahteraan petani,” tutupnya.

