4,9 Juta Penumpang Naik Kereta Api Saat Libur Sekolah, Kursi Terisi 126%
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mencatat, jumlah pelanggan mencapai 4,922 juta orang selama periode libur sekolah, yakni 20 Juni hingga 13 Juli 2025. Jumlah tersebut melebihi kapasitas tempat duduk yang tersedia sebanyak 3,896 juta kursi dengan tingkat okupansi mencapai 126,33%.
Vice President Public Relations KAI, Anne Purba menjelaskan, tingginya okupansi disebabkan oleh penumpang dinamis, yaitu penumpang yang naik dan turun di berbagai stasiun di sepanjang rute perjalanan, sehingga satu kursi bisa digunakan lebih dari satu orang dalam 1 hari.
"Lonjakan ini mencerminkan kepercayaan publik yang semakin tinggi terhadap layanan kereta api, terutama sebagai moda transportasi utama selama libur sekolah," kata Anne dalam keterangan tertulis, Selasa (15/7/2025).
Baca Juga
Sejumlah kereta api mencatat jumlah pelanggan terbanyak, seperti KA Joglosemarkerto relasi Solo Balapan-Semarang Tawang Bank Jateng dengan 49.416 pelanggan, disusul KA Airlangga relasi Surabaya Pasar Turi-Pasarsenen sebanyak 46.724 pelanggan, serta KA Airlangga relasi sebaliknya sebanyak 46.400 pelanggan.
Sementara itu, program diskon 30% untuk tiket KA ekonomi komersial yang dimulai sejak 5 Juni 2025 masih berlangsung hingga 31 Juli 2025. Sementara hingga 14 Juli 2025 pukul 16.00 WIB, sebanyak 2,788 juta tiket diskon telah terjual dari total 3,529 juta kursi yang disediakan atau sekitar 79%.
"Program ini bertujuan memberi kemudahan bagi masyarakat untuk bepergian dengan tarif terjangkau selama masa liburan dan aktivitas lainnya," tutur Anne.
Baca Juga
Cetak Okupansi 118,7%, 4,4 Juta Tiket KAI Terjual Saat Liburan Sekolah
KAI juga mencatat kontribusi sektor UMKM selama libur sekolah melalui program Creative Space KAI x Rumah BUMN yang digelar di Stasiun Purwokerto, Pekalongan, dan Solo Balapan. Sebanyak 63 UMKM terlibat dalam program ini dengan menampilkan produk, seperti makanan ringan, kerajinan tangan, dan fesyen lokal.
"Program tersebut menjadi bagian dari dukungan KAI terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, sekaligus memperluas konektivitas antardaerah melalui layanan transportasi kereta api," pungkas Anne.

