Libur Panjang Isra Mikraj 2026, 88.000 Penumpang Tinggalkan Jakarta via Kereta Api
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta mencatat sebanyak sekitar 88.000 penumpang meninggalkan Jakarta menggunakan kereta api jarak jauh selama libur panjang Isra Mikraj 2026, tepatnya pada 15–17 Januari 2026.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo mengatakan, peningkatan jumlah penumpang terjadi seiring tingginya mobilitas masyarakat pada libur panjang akhir pekan.
“Pada Kamis, 15 Januari 2026, jumlah penumpang yang berangkat mencapai sekitar 37.000 orang, dengan volume keberangkatan tertinggi dari Stasiun Pasar Senen sebanyak sekitar 15.000 penumpang dan Stasiun Gambir sekitar 14.000 penumpang,” kata Franoto dalam keterangan tertulis, Sabtu (17/1/2026).
Pada Jumat (16/1/2026), lanjut dia, jumlah penumpang yang berangkat dari Jakarta tercatat sekitar 34.000 orang. "Keberangkatan terbanyak berasal dari Stasiun Pasar Senen sekitar 13.000 penumpang dan Stasiun Gambir sekitar 12.000 penumpang," tambah Franoto.
Sementara itu, hingga Sabtu (17/1/2026) pukul 08.00 WIB, jumlah penumpang yang tercatat berangkat dari wilayah Daop 1 Jakarta mencapai 16.412 orang.
Baca Juga
KAI Daop 1 Jakarta Sediakan 158.00 Kursi pada Libur Isra Miraj, Okupansi 46%
Menurut Franoto, volume keberangkatan tertinggi tercatat di Stasiun Pasar Senen sebanyak 6.680 penumpang dan Stasiun Gambir sebanyak 4.723 penumpang di Sabtu pagi ini. "Angka tersebut masih dapat berubah seiring penjualan tiket yang masih berlangsung," jelas dia.
Untuk melayani lonjakan penumpang selama libur panjang Isra Mikraj 1447 H, KAI Daop 1 Jakarta mengoperasikan 77 perjalanan kereta api per hari, terdiri atas 68 kereta api reguler dan 9 kereta api tambahan, dengan rata-rata kapasitas sekitar 39.000 tempat duduk per hari.
Franoto turut menyampaikan, tingkat okupansi keberangkatan pada 17 dan 18 Januari 2026 masih berada di kisaran 40%. “Kota tujuan favorit penumpang dari Jakarta antara lain Yogyakarta, Semarang, Bandung, Surabaya, dan Purwokerto,” ungkap dia.

