Senator AS "Gerah" pada CEO Nvidia karena Khawatir Cip AI Bocor ke Militer China
Poin Penting
|
SAN FRANCISCO, investortrust.id - Dua senator Amerika Serikat (AS) gerah dengan melayangkan surat peringatan kepada CEO Nvidia Jensen Huang menjelang kunjungannya ke China. Mereka meminta Huang tidak bertemu perusahaan yang terindikasi melanggar kontrol ekspor cip AS.
Surat ini dikirim Senator Republik Jim Banks dan Senator Demokrat Elizabeth Warren. Mereka meminta Huang tidak bertemu entitas yang memiliki hubungan dengan militer atau intelijen China.
“Kami khawatir kunjungan Anda ke Tiongkok dapat memberikan legitimasi pada perusahaan-perusahaan yang bekerja sama dengan militer China atau menjadi celah dalam kebijakan ekspor Amerika Serikat,” tulis mereka dikutip dari Reuters, Minggu (13/7/2025).
Baca Juga
Nvidia dan Microsoft Kini Punya Saingan Usai OpenAI Sewa Chip AI dari Google
Sebelumnya, Nvidia mengonfirmasi bahwa Huang berencana mengunjungi China pada akhir pekan ini. Perusahaan menanggapi kekhawatiran tersebut lewat juru bicara resminya.
Juru bicara Nvidia mengatakan bahwa Amerika akan menang jika teknologinya menjadi standar global. Ia menekankan bahwa artificial intelligence (AI) seharusnya berjalan optimal di atas teknologi buatan AS. "AI software seharusnya berjalan paling baik di atas tumpukan teknologi buatan Amerika, mendorong negara-negara di seluruh dunia untuk memilih Amerika,” ujarnya.
Surat ini menyoroti ketakutan bahwa cip AI canggih bisa mempercepat modernisasi militer China. Para senator menyebut ekspor perangkat keras AI telah menjadi isu konsensus bipartisan di AS.
Huang sebelumnya memuji keputusan Presiden Donald Trump yang mencabut sebagian pembatasan ekspor cip AI. Ia menyebut aturan lama sebagai bentuk kegagalan.
Nvidia sendiri mengaku pembatasan ekspor ke China bisa berdampak pada penurunan pendapatan hingga US$ 15 miliar. Hal ini terutama terkait cip versi modifikasi untuk pasar Negeri Tirai Bambu.
Baca Juga
Wall Street Bervariasi, Nvidia Cetak Rekor Tertinggi di Tengah Lonjakan Saham Teknologi
Kekhawatiran pelanggaran ekspor cip semakin tinggi setelah laporan bahwa perusahaan AI China, DeepSeek, terlibat dalam aktivitas militer. DeepSeek disebut menggunakan perusahaan cangkang untuk menghindari larangan ekspor chip dari AS.
Di sisi lain, Nvidia juga tengah menyiapkan versi cip AI Blackwell yang lebih murah khusus untuk pasar China. Selain itu, pendirian pusat riset Nvidia di Shanghai ikut menambah kekhawatiran senator AS.
Untuk mencegah kebocoran teknologi, Kongres AS tengah membahas aturan baru. UU ini nantinya akan mewajibkan produsen cip AI memverifikasi lokasi akhir penggunaan produknya.

