Harga Emas Naik Tembus US$ 3.300 Dampak RUU Trump dan Ancaman Tarif Baru
Poin Penting
|
LONDON, Investortrust.id - Harga emas naik lebih 1% pada Selasa (1/7/2026) karena investor mencari aset safe haven setelah “RUU besar dan indah” Presiden AS Donald Trump disahkan di Senat, menjelang batas waktu tarif perdagangan pada 9 Juli.
Harga emas di pasar spot naik 1,1% menjadi US$ 3.337,42 per ons dan harga emas berjangka AS ditutup 1,3% lebih tinggi pada US$ 3.349,8.
Senat AS yang dikuasai Partai Republik memberikan suara pada Selasa untuk meloloskan Rancangan Undang-Undang Pemotongan Pajak dan Pengeluaran yang diminta Trump. UU ini akan memangkas beberapa program layanan sosial.
Baca Juga
Harga Emas Antam Naik Jadi Rp 1,896 Juta karena Sentimen Trump dan Pelemahan Dolar
“RUU anggaran yang disahkan akan berkontribusi terhadap defisit sebesar US$ 3 triliun selama 10 tahun ke depan,” kata analis Marex Edward Meir dikutip CNBC.
Dia mengatakan, hal ini berkaitan dengan inflasi dan akan meningkatkan beban utang AS karena lebih banyak pembiayaan dan pinjaman. "Semua hal ini berdampak pada pasar emas sehingga lebih kuat,” kata dia.
Emas, yang dianggap sebagai tempat penyimpanan nilai, cenderung berkembang karena ketidakpastian politik dan ekonomi.
Menteri Keuangan AS Scott Bessent memperingatkan bahwa sejumlah negara dapat dikenakan tarif jauh lebih tinggi meskipun ada negosiasi dengan itikad baik menjelang tenggat 9 Juli. Jika lewati batas waktu, tarif dijadwalkan kembali dari tingkat sementara 10% ke posisi yang ditangguhkan Trump sebesar 11% hingga 50%.
Sementara Investor mencermati data ketenagakerjaan AS yang dirilis pada Rabu (2/7/2206) dan data penggajian Kamis (3/7/2026) untuk mengukur jalur kebijakan Federal Reserve (The Fed).
Pasar saat ini memperkirakan dua kali pemotongan suku bunga dengan total 50 basis poin tahun ini, dimulai September.
Suku bunga yang lebih rendah meningkatkan daya tarik emas yang tidak memberikan imbal hasil.
Baca Juga
Harga Emas Anjlok Setelah AS-China Umumkan Kesepakatan Dagang. Masih Ada Peluang Naik?
"Harga emas kemungkinan mencapai rata-rata US$ 3000 per oz pada kuartal keempat 2025 dan bahkan lebih rendah pada akhir tahun," kata Kepala analisis pasar EMEA & Asia di StoneX Rhona O’Connell.
Sementara harga perak naik 0,1% menjadi US$ 36,11 per ons, paladium di US$ 1.097,16, dan platinum turun 0,7% menjadi US$ 1.342,78.

