OpenAI Tegaskan Tidak Gunakan Chip AI Google untuk ChatGPT
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – OpenAI secara resmi membantah kabar penggunaan chip AI milik Google untuk menjalankan produk unggulannya, termasuk ChatGPT. Klarifikasi ini muncul hanya dua hari setelah rumor bahwa OpenAI mulai memakai chip Tensor Processing Unit (TPU) dari Google beredar luas.
Dalam pernyataan resminya pada Minggu, 30 Juni 2025, juru bicara OpenAI menyatakan bahwa saat ini pihaknya hanya melakukan uji coba terbatas terhadap TPU, dan belum ada rencana untuk mengadopsinya dalam skala produksi.
Baca Juga
“OpenAI tidak memiliki rencana aktif untuk menerapkan chip TPU Google dalam skala produksi,” ujar perwakilan perusahaan dikutip dari Reuters, Selasa (1/7/2025).
Hingga kini, OpenAI masih mengandalkan GPU dari Nvidia dan chip AI dari AMD untuk mendukung kebutuhan komputasi besar, terutama dalam menjalankan layanan seperti ChatGPT.
Tak hanya itu, OpenAI juga sedang mengembangkan chip AI internal sendiri, yang ditargetkan mencapai tahap tape-out—yakni finalisasi desain chip sebelum diproduksi massal—pada akhir 2025. Langkah ini bertujuan untuk mengurangi ketergantungan pada penyedia eksternal.
Baca Juga
Sengketa Merek, OpenAI Tarik Video Sam Altman dengan Murid Kesayangan Steve Jobs
Sebelumnya, laporan Reuters menyebut OpenAI telah menjadi pelanggan Google Cloud, yang memicu spekulasi kerja sama erat antara dua raksasa AI ini. Namun, sebagian besar beban komputasi OpenAI masih ditangani oleh CoreWeave, mitra strategis Nvidia.
Sementara itu, Google kini mulai membuka akses TPU untuk klien eksternal, termasuk Apple, Anthropic, dan Safe Superintelligence, yang juga dikenal sebagai pesaing OpenAI di sektor AI generatif.

