Soal Potensi Impor Minyak dari Rusia, Pertamina: Kita Terbuka ke Berbagai Pihak
JAKARTA, investortrust.id - PT Pertamina (Persero) menyebut tidak menutup kemungkinan Indonesia melakukan impor minyak mentah dari Rusia. Apalagi jika untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.
Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso mengatakan, Pertamina melalui PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) sejatinya sudah pernah melakukan impor minyak mentah dari Rusia.
“Kita membuka impor dari mana saja. PT Kilang Pertamina kan sudah menyampaikan pernah mengimpor dari Rusia melalui skema tender. Ini juga yang akan terus kita lakukan,” kata Fadjar saat ditemui di Grand Hyatt, Jakarta, Selasa (17/6/2025).
Baca Juga
Dia menekankan, skema tender ini juga membuka potensi impor minyak mentah dari negara lainnya, bukan hanya Rusia. Menurutnya, yang terpenting dalam melakukan impor adalah tetap mematuhi aturan yang berlaku.
“Jadi kita tender secara terbuka ke berbagai pihak. Jadi kami bisa, yaitu supaya lebih fleksibel kita bisa mengimpor dari mana saja sumbernya, termasuk dari Rusia, tetapi dengan mekanisme yang sesuai prosedur berlaku,” ucap Fadjar.
Sebelum ini, Direktur Utama PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Taufik Adityawarman menyebutkan, kebutuhan minyak mentah untuk kilang perseroan dan pengadaannya dilakukan melalui lelang terbuka. KPI sedang menyiapkan proses tender tersebut.
Baca Juga
Mengekor Minyak, Harga Gas Akan Naik Jadi 'Segini' Imbas Konflik Israel-Iran
Proses tender untuk pengadaan minyak mentah telah dibuka sejak Mei 2024, termasuk untuk minyak mentah Rusia. Namun, impor minyak mentah ini juga sudah menyesuaikan peraturan Office of Foreign Assets Control (OFAC) Departemen Keuangan Amerika Serikat (AS).
"Ada beberapa crude Rusia yang masuk. Kita juga akan sesuai dengan peraturan OFAC-nya, yang dari US Sanction. Tetap harus ngikutin itu," kata Taufik saat ditemui di sela IPA Convex 2025, Rabu (21/5/2025).

