Optimalkan Potensi Dana Haji dan Umrah, Bank Mega Syariah Jalin Kolaborasi dengan Berbagai Pihak
JAKARTA, investortrust.id - Walaupun biaya perjalanan haji dan umroh terus meningkat, tapi jumlah calon jamaah keduanya semakin bertambah setiap tahunnya. Sebagai upaya untuk mengoptimalkan potensi dana haji dan umroh, Bank Mega Syariah menjalin kerja sama dengan berbagai pihak.
Sales & Distribution Head Bank Mega Syariah Dila Karnela Peter mengungkapkan, dalam menggarap potensi tersebut pihaknya menjalin kerjasama dengan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH). Selain itu juga menggandeng mitra dari sektor pembiayaan multifinance, koperasi, bank pembiayaan rakyat syariah (BPRS), instansi pemerintah, perusahaan swasta, hingga lembaga pendidikan negeri dan swasta.
“Kolaborasi strategis ini diharapkan dapat mempermudah akses bagi masyarakat yang ingin menabung untuk ibadah haji dan umrah melalui Bank Mega Syariah,” ujarnya, dalam keterangan resmi, Selasa (8/10/2024).
Menurut Dila, dengan kuota pokok jamaah haji terbesar di dunia, Indonesia memiliki 221.000 kuota haji di tahun ini, dan diproyeksikan jumlah jamaah haji dan umrah akan mencapai 3,3 juta di tahun 2030.
Baca Juga
Gandeng Manulife Aset, Bank Mega Syariah Tawarkan Enam Produk Reksa Dana Syariah
Bahkan, Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan bahwa potensi perputaran ekonomi dan ekosistem haji serta umrah di Indonesia akan mengalami pertumbuhan pesat. Di tahun lalu, perputaran ekonomi tersebut diperkirakan mencapai Rp 65 triliun, adn diproyeksikan akan melonjak menjadi Rp 194 triliun pada 2030.
Dikatakan Dila, pertumbuhan ekonomi dari sektor haji dan umrah tersebut memberikan peluang besar bagi lembaga keuangan syariah di Indonesia untuk mendukung calon jamaah dalam perencanaan dan pembiayaan ibadah mereka, baik melalui produk tabungan haji, pembiayaan umrah, maupun layanan konsultasi keuangan syariah yang terintegrasi.
“Guna mengoptimalkan potensi ekonomi tersebut, Bank Mega Syariah terus berinovasi dalam memberikan solusi finansial bagi calon jamaah haji dan umrah melalui berbagai produk seperti tabungan haji,” katanya.
Baca Juga
Bos Bank Mega Syariah Sebut Perbankan Harus Lebih Aware Terhadap Kehatan Siber
Sekadar informasi, Bank Mega Syariah mencatatkan pertumbuhan positif pada layanan tabungan haji. Dengan jumlah dana kelolaan tabungan haji sebesar Rp 284 miliar, atau mengalami peningkatan lebih dari 5% pada Desember 2023. Selain itu, jumlah pendaftaran haji melalui Bank Mega Syariah juga naik 10% untuk periode Januari-September 2024.
“Melihat besarnya minat masyarakat untuk menunaikan ibadah haji dan umrah, Bank Mega Syariah optimistis dapat terus mendukung nasabah dalam mewujudkan impian beribadah serta memperluas pangsa pasar di sektor perbankan syariah nasional,” ucap Dila.

