Dukung Program 3 Juta Rumah, Aguan Bangun 500 Hunian di Kalsel
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) mengungkapkan, pemilik Agung Sedayu Group Sugianto Kusuma (Aguan) akan membangun 500 unit rumah tapak di Pulau Laut, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan (Kalsel) untuk mendukung program 3 juta rumah Presiden Prabowo Subianto.
“Saya dengar Pak Aguan selain membangun di Tangerang juga membangun di Kalimantan Selatan. Kalau di Kalimantan Selatan rencananya 500 (unit) ya pak?” tanya Ara kepada Aguan saat acara bedah rumah di Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat, Selasa (15/4/2025).
Baca Juga
Ara: Renovasi 700 Rumah Tak Layak Huni di Johar Baru Dilakukan Aguan-Kadin
“500 (unit) betul,” jawab Aguan yang juga pemilik proyek Pantai Indah Kapuk (PIK) ini.
“Jadi tambahan lagi 500 rumah di Kabupaten apa tuh Pak?” tanya Menteri Ara,
Lantas Aguan menjawab, “Namanya Pulau Laut di (Kabupaten) Kotabaru.”
Berdasarkan catatan investortrust.id, Maruarar telah melakukan prosesi groundbreaking rumah tapak gratis sebanyak 250 unit di Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Banten untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Maruarar menargetkan penyelesaian ratusan unit rumah tersebut pada kuartal IV-2025, tepatnya pada Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2025.
''Ini bukan waktunya kita basa-basi ngomong gotong royong, tetapi enggak pernah gotong royong. Ini waktunya kata dan tindakan sama,'' tegas Ara beberapa waktu lalu.
Adapun pembangunan 250 unit rumah gratis ini akan dibangun Agung Sedayu Group dengan tipe 36 dan luas tanah 60 m2, serta full furnish (beserta perabotannya) di setiap rumah.
Baca Juga
Ara dan Aguan Bakal Renovasi 500 Rumah di Johar Baru, Nilainya Capai Rp 40 Miliar
Aguan menyampaikan, pihaknya siap mendukung program 3 juta rumah setahun untuk mengentaskan backlog perumahan di Indonesia. ''Memang pencanangan ini buat rakyat atas janji presiden, sehingga kita (Agung Sedayu Group) langsung menyatakan, 'oke kita bantu bangun rumahnya ini.' Kita juga mengharapkan kepada pengusaha-pengusaha yang lain bisa ikut (membangun rumah) bahwa ini betul-betul buat rakyat kurang beruntung (MBR),'' kata Aguan.
Aguan menambahkan, pihaknya telah menyisihkan sebagian dana corporate social responsibility (CSR) perusahaan untuk dipakai dalam tahap awal pembangunan 250 unit rumah ini. Namun, ia belum dapat memerinci biaya yang akan digelontorkan.
''Ini semua dananya sekitar Rp 60 miliar, memang kita dari perusahaan sudah siapin setiap tahun disisihkan dari CSR-nya,'' terang dia.

