Dukung Pemerintah Longgarkan TKDN, Apindo: Harus Disertai Peta Jalan
JAKARTA, investiortrust.id - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) mendukung kebijakan pemerintah yang ingin melonggarkan atau merelaksasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebagai langkah menghadapi tarif impor 32% dari Amerika Serikat terhadap produk-produk Indonesia.
Ketua Bidang Industri Manufaktur Apindo Adhi S Lukman menjelaskan pihaknya telah berkoordinasi dengan kementerian terkait mengenai relaksasi TKDN itu. Ia meminta agar pemerintah tetap memperhatikan bagaimana kesiapan dan kebutuhan industri dalam negeri.
"Tentunya kita juga perlu memikirkan, usulan Apindo memikirkan industri dalam negeri, industri dalam negeri kalau memang tidak siap atau dalam negeri belum siap, tentunya kami berharap arahan Bapak Presiden bisa dilaksanakan secepatnya untuk memudahkan yang kita butuhkan," ucapnya saat ditemui usai acara Halal Bihalal Apindo, Jakarta, Senin (14/4/2025).
Baca Juga
Analis Sebut Relaksasi TKDN Harus Diterapkan Secara Sektoral, Mengapa?
Selai itu, Apindo juga mengusulkan kepada pemerintah untuk membuat peta jalan atau roadmap apabila TKDN akan dilonggarkan. Hal tersebut menurutnya perlu dilakukan guna mencapai kemandirian industri dalam negeri sehingga tidak bergantung pada impor.
"Kita usulkan untuk dibuka, tapi tentunya perlu dibuat roadmap. Roadmap yang jelas kapan sampai tahun berapa atau berapa tahun ke depan harus bisa mandiri dan lain sebagainya," ungkap Adhi.
Lebih lanjut, pria yang juga menjabat sebagai Gabungan Produsen Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi) ini menekankan kepada pemerintah untuk melindungi industri dalam negeri. Sehingga, jika terdapat produk atau bahan yang dapat diproduksi dari dalam negeri untuk diprioritaskan.
"Kemudian kedua bagi produk atau bahan yang sudah ada di Indonesia, tentunya kita juga harus memikirkan bagaimana supaya ini bisa dilindungi," imbuh Adhi.

